
Bupati Heriyan Saleh didampingi Wakil Bupati Suayatno, Ketua DPRD Heru Wahyudi, Sekda Burhanuddin, Forkompinda dan tokoh masyarakat melepas Pawai Taaruf di dipusatkan depan Wisma Daerah, Sabtu (30/5) sore.
Bupati Heriyan Saleh didampingi
Wakil Bupati Suayatno, Ketua DPRD Heru Wahyudi, Sekda Burhanuddin, Forkompinda
dan tokoh masyarakat melepas Pawai Taaruf di dipusatkan depan Wisma Daerah,
Sabtu (30/5) sore.
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Meskipun sebelum dimulai gerimis sempat
menguyur kota Bengkalis, pelaksanaan Pawai Taaruf Musabaqah Tilatil Quran (MTQ)
ke-40 tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2015 yang dilaksanakan Sabtu (30/5)
siang, berlangsung meriah. Sekitar 10.000 peserta dari delapan kecamatan ikut
kegiatan yang dilepas secara resmi Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh.
Acara pelepasan turut disaksikan Wakil Bupati Bengkalis Suayatno, Ketua DPRD
Bengkalis Heru Wahyudi, Sekretaris Daerah Burhanudin, Forum Koordinasi Pimpinan
Daerah, sejumlah anggota DPRD Bengkalis, Ketua TP PKK Bengkalis Romaini, isteri
Ketua DPRD Bengkalis dan para pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Kabupaten
Bengkalis.
Setelah penampilan marching band Andam Dewi yang membawakan lagu mars MTQ,
kafilah yang pertama tampil adalah juara umum MTQ ke-39. Yaitu Kafilah
Kecamatan Bantan. Dipimpin langsung Camat Bantan Dwi Yatmoko, kafilah Bantan
tampil dengan kekuatan sekitar 2.800 peserta. Pada pawai ta'aruf yang dimulai
dari depan Wisma Daerah Sri Mahkota itu, Kecamatan Bantan melibatkan aparat
kecamatan, seluruh kepala desa dan unsur pemerintah kecamatan.
Setelah Bantan, tampil diurutan kedua Kafilah Bukit Batu dengan sekitar 990
orang penggembira. Selain membawa miniatur Kapal Motor Penyeberangan (KMP)
Bukit Batu, kafilah yang langsung dipimpin Camat Bukit Batu Muhammad Fadlul
Wajdi ini juga mengikutsertakan para taruna SMK Pelayaran dan Penerbangan.
Menyusul Bukit Batu, kafilah Pinggir tampil diurutan ketiga. Dengan kekuatan
sekitar 300 peserta, kafilah Pinggir juga langsung komandoi camat Pinggir,
Nazli. Meski jauh datang dari ibu kota kabupaten, namun penampilan kafilah
kecamatan Pinggir tetap memberi kesan tersendiri.
Selanjutnya Kecamatan Kafilah Rupat yang diiringi drumband dari anak-anak
sekolah dasar (SD) dan penampilan penabuh kompang, dengan kekuatan 300 peserta.
Selanjutnya diikuti oleh kecamatan tetangga, Rupat Utara, menampilkan miniatur
kapal ukuran besar, yang menggambarkan kecamatan ini yang berbatasan langsung
dengan perairan internasional Selat Malaka ini, sangat akrab dengan kehidupan
laut. Dengan berpakaian yang didominasi warna biru tampil percaya diri dan
bertekad untuk memberikan yang terbaik pada perhelatan MTQ ke-40 tingkat
Kabupaten Bengkalis, yang digelar di kecamatan Bengkalis.
Selanjutnya, diikuti Kecamatan Siak Kecil dengan kekuatan sebanyak 650 orang.
Camat Siak Kecil, Alfi Muhdhor berada di tengah-tengah dikeramaian peserta
pawai, tak ketinggalan ikut berjalan kaki pada acara Pawai Taaruf. Kafilah Siak
Kecil menampilkan pertunjukan atraksi silat dari kelompok Pencak Silat Pagar
Nusa, sehingga memukau bupati dan para tamu di panggung kehormatan.
Sementara itu, kafilah tuan rumah, Kecamatan Bengkalis memboyong 3.000 orang
yang berasal dari unsur pemerintahan kecamatan, aparatur desa/kelurahan.
Kafilah tuan rumah yang dipimpin langsung Camat Bengkalis, Djamaludin,
mengikutsertakan kelompok organisasi keagamanan kaum ibu, kelompok penabuh
kompang.
Terakhir yang tak kalau memukau ditunjukkan oleh kafilah dari Kecamatan Mandau.
Dengan membawa sekitar 1.000 orang yang terdiri dari pasangan muda-muda memakai
baju pengantin, pembawa poster gurindam 12, penabuh kompang, organisasi
Aisyiah, BKMT, kelompok organisasi Lansia, Kader Posyandu, Persatuan Ibu-ibu
Sakinah. Pada pawai ta'aruf MTQ ke-40 tingkat Kabupaten Bengkalis ini, kafilah
kecamatan Mandau menampilkan dua miniatur masjid dan satu pickup membawa
kelompok Marwis.
Pererat Silaturrahmi
Bupati berharap, melalui kegiatan Pawai Taaruf mampu memupuk dan mempererat
silaturahmi antar umat Islam. Momentum untuk mempererat
ukhuwah islamiah antara pemerintah dan masyarakat, dan antara sesama
masyarakat, dan menjadi ajang syiar Islam ke tengah masyarakat
tentang ajaran Islam yang aman, damai dan saling menjaga
toleransi, baik antar sesama muslim maupun antar umat beragama.
Lebih lanjut Herliyan mengatakan, Pawai Taaruf merupakan wujud ekspresi suka
cita dalam melaksanakan penyelenggaraan MTQ, yang diwujudkan dengan menampilkan
berbagai bentuk dan ragam kreasi yang inovatif dan konstruktif. Diharapkan dari
kegiatan ini akan dapat memberikan semangat dan motivasi dalam memeriahkan event
daerah yang strategis ini.
Banyak faedah, manfaat yang dipetik dari kegiatan ini, diantaranya membawa
spirit dan semangat dalam kehidupan sehari-hari, dan kemeriahan ini juga
menunjukkan kehidupan keagamaan di Kabupaten Bengkalis semakin hari
semakin baik. (Bku)