MTQ Ke-40 Tingkat Kabupaten Resmi Ditutup Bantan Kembali Juara Umum

Kamis, 11 Juni 2015

Wakil Bupati Suayatno menyerahkan piala juara umum MTQ Kabupaten Bengkalis kepada Camat Bantan, Hendrik Dwi Yatmoko, Jumat (5/6) malam.

Wakil Bupati Suayatno menyerahkan piala juara umum MTQ Kabupaten Bengkalis kepada Camat Bantan, Hendrik Dwi Yatmoko, Jumat (5/6) malam.

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Kafilah Kecamatan Bantan mempertahankan gelar juara umum pada perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 Tingkat Kabupaten Bengkalis. Dengan mengantongi poin 42 maka kafilah Bantan memboyong piala tetap, karena sudah tiga kali mengukir juara umum.

Piala tetap diserahkan Wakil Bupati Bengkalis, Suayatno kepada Camat Bantan, Hendrik Dwi Yatmoko pada acara penutupan, Jumat (6/6) malam.

Selain mendapatkan piala tetap, kafilah Kecamatan Bantan juga mendapat uang pembinaan dari Bank Riau Kepri sebesar Rp10 juta yang diserahkan langsung oleh perwakilan dari Bank Riau Kepri cabang Bengkalis.

Lumbung poin yang dicapai kafilah Kecamatan Bantan, meliputi terbaik pertama cabang tilawah, golongan tartil putra, Najiburrahman, golongan remaja M Solihin, cabang khattil quran, golongan naskah, Nanang Hidayatullah, cabang syarhil quran, Ajeng Maulani Sadikin, Khomariah dan M Adib Amanullah.

Kemudian untuk terbaik kedua, cabang tilawah golongan tartil anak putra, Aldo Rinyosa Ramisunenda, putri Siti Nurfaizah, dewasa putra, Mauhammad Firdaus, cabang khatil quran, golongan naskah putri, Khairiyah, golongan dekorasi putra, Zahari. Kafilah kecamatan Bantan juga mengumpulan poin dari terbaik ketiga pada hampir setiap cabang yang diperlombakan.

Atas prestasi yang diperoleh kafilah Bantan pada MTQ ke-40, Wabup Bengkalis Suayatno,
mengucapkan selamat dan tahniah. Pencapaian prestasi ini, harus menjadi motivasi dan inspirasi dalam membangun peradaban dalam rangka mewujudkan Kabupaten Bengkalis, yang maju dan bertamadunIslam. Hal ini selaras dengan tema pelaksanaan MTQ ke-40 tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2015.

Khusus kepada peserta yang meraih prestasi gemilang, Suayatno berpesan untuk mempertahankan dan meningkatkan kemampuan. Terlebih peserta terbaik akan menjadi duta dan mewakili Kabupaten Bengkalis pada perhelatan MTQ ke-34 tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Siak Sri Indrapura. Untuk itu peserta terbaik diminta untuk terus berlatih dan mengasah kemampuan.

Sedangkan peserta yang
belum berhasil, Suayatno minta agar tidakcepat berputus asa, karena pencapaian prestasi pada MTQ ke-40 tingkat Kabupaten Bnegkalis menjadi cambuk dan pemicu untuk lebih giat belajar danberlatih. Sesuai ungkapan, bahwa kegagalan merupakan kesuksesan yang tertunda.

"Terpenting
jadikan keikutsertaan dalam MTQ kali ini, selain sebagai salah satu upaya untuk memelihara kesucian Al-qur'an dan mengembangkan syiarIslam, juga harus membawa manfaat bagi kemaslahatan," ungkapnya.

Jadi Motivasi


"Wabup juga berharap perhelatan MTQ menjadi sebuah motivasi dan spirit umat islam di Kabupaten Bengkalis untuk semakin mencinta Al quran sebagai tuntutan dan pedoman hidup di dunia dan akhirat. Kecintaan terhadap kitabullah ini hendaknya direalisasikan dalam aksi nyata umat Islam, khususnya para generasi muda untuk meningkatkan seni baca al quran, sekaligus memahami dan mengkaji isi kandungan kalam-kalam Ilahi," ungkap Suayatno.

Penutupan yang penuh hidmat ini dihadiri sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis, tokoh masyarakat, Camat dan kafilah kecamatan, terutama para finalis pada perhelatan MTQ ke-40 Tingkat Kabupaten Bengkalis. Prosesi penutupan ditandai dengan pemukulan bedug oleh Wabup Bengkalis Suayatno, Sekretaris Daerah Bengkalis, Burhanuddin, Kepala Kantor Kemenag Bengkalis, Jumari, Ketua LPTQ Bengkalis Ariyanto, dan Forkopimda Bengkalis. Dilanjutkan dengan penurunan bendera MTQ ke-40 yang berkibar sejak 30 Mei yang lalu.

Dikatakan Suayatno, perhelatan MTQ ke-40, memiliki makna yang amat penting bagi umat islam. Karena kegiatan yang religius ini merupakan momentum menjadi sarana untuk memperkokoh silturahmi, ukuwah islamiyah dan pengamalan nilai-nilai Al-quran di kalangan umat Islam di Kabupaten Bengkalis.

Selama sepekan perhelatan mtq ke-40 tingkat Kabupaten Bengkalis, dapat menyaksikan penampilan dan mendengarkan keindahan suara seni bacaan Al quran yang dilantunkan oleh para peserta, sehingga menggetarkan dan menyentuh hati setiap orang yang mendengarkan. Hal ini harus menjadi motivasi bagi anak-anak umat Islam di Kabupaten Bengkalis, untuk menjadi kader Al quran yang berkualitas.

Pada kesempatan itu, mantan Wakil Ketua DPRD Bengkalis ini mengajak seluruh umat Islam di Kabupaten Bengkalis untuk membaca Al-qur'an setiap hari. Terlebih, Pemkab Bengkalis telah mencanangkan program Kabupaten Bengkalis satu hari khatam al quran.


"Untuk merealisasikan Kabupaten Bengkalis satu hari khatam al quran ini, bisa dilakukan setiap kelompok masyarakat, dari lingkungan keluarga, desa maupun kecamatan. Jika masyarakat membiasakan membaca Alquran bisa dilakukan secara simultan dan berkelanjutan setiap hari, insya-Allah masyarakat Kabupaten Bengkalis dapat merealisasikan sehari khatam Alquran," ujar Suayatno.

Dikatakan Suayatno, program satu hari khatam Alquran harus kita jadikan sebuah kebiasaan dan kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga akan tumbuh keinginan umat Islam untuk selalu memenuhi. Menunaikan tradisi satu hari khatam Alquran, bisa dilaksanakan usai shalat maghrib maupun waktu-waktu lapang lainnya, seperti sepertiga malam terakhir, usai shalat malam.

"Sebagai umat Islam yang sejak kecil mengenal Alquran, terasa rugi apabila lidah kita tidak dibiasakan dibasahi dengan lantunan Alquran. Mulai hari ini mari kita sematkan dalam hati untuk membudayakan tradisi membaca Alquran setiap hari. pada tahap awal, bisa dimulai dengan satu ayat setiap usai shalat lima waktu, sehingga lama kelamaan kita terbiasa dengan kalamullah," tutupnya. (Bku)