
Demikian sambutan Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh seperti disampaikan Asisten Tata Praja, Amir Faisal pada pencanangan Bulan Bhakti TNI Manunggal KB Kesehatan Tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2015, dipusatkan di Desa Bantan Air, Kecamatan Bantan, Kamis (11/6/2015).
Menurutnya, secara garis besar kasus kematian ibu melahirkan disebabkan oleh faktor terlalu muda melahirkan,
terlalu tua melahirkan, terlalu rapat jarak kalahiran dan terlalu sering melahirkan.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten
Bengkalis tahun 2014 jumlah kasus kematian ibu melahirkan mencapai 13 kasus yang disebabkan pendarahan, eklamasi serta sebab
lainnya. Sedangkan jumlah kematian bayi baru
lahir (neonatal) umur 0-28 hari sebanyak 47 kasus. Penyebab utama kematian neonatal karena berat
badan lahir rendah, aspeksia, prematur dan sebab lainnya.
Untuk mengurangi resiko angka kematian ibu, Amir
menghimbau kepada ibu-ibu agar merencanakan dan mengatur jarak kelahiran. Salah satu solusinya melalui program keluarga
berencana, karena dengan ber-KB pasangan usia subur bisa memilih menunda, menjarangkan atau membatasi
jumlah kelahiran. Disamping itu, program KB memberikan perlindungan kesehatan reproduksi,
perlindungan hak ibu dan anak serta menghindari kehamilan yang tidak
diinginkan.
Terkait peran aktif keluarga dari PUS mengikuti program keluarga berencana,
Pemkab Bengkalis pada peringatan Hari Keluarga
Nasional ke-22 tingkat Provinsi Riau, memberikan penghargaan KB Lestari kepada sembilan
pasangan suami isteri. Khusus dari Kecamatan Bantan, penghargaan Kb Lestari Kategori diatas 20 tahun, juara pertama diraih pasangan Jayan/Sumarti dari Desa Mentayan. Juara ketiga diraih Suyoto/Alfiah dari Desa Pambang Baru. Kemudian katergori diatas 10 tahun, pasangan Nurdawani/Nusmiah, Desa Selat Baru meraih gelar
juara dua.
Pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada pasangan usia subur
yang selalu konsisten mengikut program KB. Tak hanya itu, mereka juga secara
aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya mengikuti
program KB.
"Saya berharap kedepan, apa yang diperoleh pasangan Jayan/Sumarti, dapat
dicontoh oleh pasangan lainnya di Kecamatan Bantan dan Kabupaten Bengkalis
untuk mensukseskan program KB".
Hadir pada pencanangan Bulan Bhakti TNI Manunggal KB Kesehatan tersebut, Kepala
Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPP KB) Bengkalis,
Mustafa, Kepala Staf Kodim 0303 Bengkalis,
Mayor Inf Irwan, Ketua Panitia Pelaksana, Kapten Inf Imam, Camat Bantan Hendik
Dwi Yatmoko, Camat Bengkalis Bengkalis, Jamaludin, sejumlah pejabat di
lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan jajaran prajurit Kodim 0303 Bengkalis.(Bku)