
"Berdasarkan hasil tinjauan kita ke tempat perakitan bus itu, di New Armada
Magelang, tampaknya pada bulan September besok sudah selesai dikerjakan,"ujar
Kepala Dishubkominfo Bengkalis, H Jaafar Arief kepada wartawan melalui hubungan
ponsel, Jumat (10/7).
Dikatakan, selama di Magelang, pihak New Armada memberikan kesempatan kepada
Dishubkominfo untuk mengecek secara detail tentang proses perakitan bus, sesuai
dengan spesifikasi dalam kontrak. "Dari pantauan kita, semua sudah sesuai
dengan yang kita inginkan, mesin baru, model nya sesuai dengan spek. Jadi saya
kira tidak ada masalah tinggal nunggu penyelesaian saja," ujarnya.
Kedua unit bus tersebut, menurut Jaafar berkapasitas 25 kursi diluar cadangan.
Sesuai dengan namanya bus sekolah, nantinya dipergunakan untuk membantu antar
jemput para siswa yang wilayahnya tidak dilalui kendaraan umum seperti oplet.
"Banyak wilayah di Duri itu yang tidak dialui oplet sehingga siswa merasa kesulitan
untuk menuju maupun pulang sekolah. Disinilah kita terpanggil untuk meringankan
beban mereka dengan menyediakan bus sekolah," papar Jaafar seraya menambahkan
kalau bus sekolah itu nantinya akan dioperasikan langsung oleh Dishubkominfo
secara gratis, tanpa dipungut bayaran. (Bku)