Pawai Takbir Masjid Al-Hidayah dan Musala Al-Muslihun Juara

Selasa, 28 Juli 2015

Peserta pawai takbir Idul Fitri 1436 H tingkat Kabupaten Bengkalis, Kamis (16/7/2015) malam.

Peserta pawai takbir Idul Fitri 1436 H tingkat Kabupaten Bengkalis, Kamis (16/7/2015) malam.

BENGKALIS, Beritaklik.Com -
Pemerintah Kabupaten Bengkalis melaksanakan Pawai Takbir sempena menyambut Idul Fitri 1436 H yang dipusatkan di lapangan Tugu, Kamis malam (16/7). Pawai takbir berlangsung meriah, dilepas Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh didampingi Ketua DPRD H Heru Wahtudi, Ketua Majelis Ulama Indonesia H Rahman D serta Kepala Kantor Kementerian Agama H Jumari.


Pawai yang diikuti ribuan jamaah masjid dan musala itu berlangsung meriah. Ribuan masyarakat tumpah rumah menyaksikan di pinggir-pinggir jalan. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, pawai takbir diperlombakan.

Seperti disampaikam Sekretaris Pelaksana H Zakaria Bakar sebelum pelaksanaan Salat Id di Lapangan Tugu, Jumat (17/7), untuk kategori masjid juara I diraih Masjid Al-Hidayah Kelurahan Rimba Sekampung, juara II Masjid Jamik Desa Kelapapati dan juara III Masjid Istiqomah. Untuk harapan I diraih Masjid Fisabilliah Desa Pedekik, harapan II Masjid Raya Kota Bengkalis dan harapan III diraih Masjid Annur Desa Pedekik.

Untuk kelompok musala, Juara I iraih Musala Al-Muslihun Kota Bengkalis, Juara II Musala Attaubah Desa Wonosari dan Juara III Musala Nur Sa'adah Desa Senggoro. Untuk harapan I diraih Musala Jamiatul Ikhlas Desa Senggoro, harapan II Musala Taufik Desa Wonosari dan Harapan III Musala Taufik Amaliyah Rimba Sekampung.

Salat Id
Di tempat yang sama pada paginya, Bupati Herliyan Saleh juga salat Id bersama ribuan masyarakat Bengkalis. Selain Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh, Ketua DPRD H Heru Wahyudi, Sekretaris Daerah Bengkalis H Burhanuddin dan Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bengkalis H Rahman D, juga melaksanakan salat Id di tempat yang sama. Mereka duduk di shaf paling depan.

Sebelum salat Id dilaksanakan, dalam sambutannya Bupati mengajak umat Islam di daerah ini untuk menjadikan tarbiyah atau pelajaran yang diperolehan selam bulan suci Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas iman, dan memperkuat ketaqwaan.

"Serta menimbulkan rasa cinta kepada keadilan dan persamaan derajat. Termasuk memperbanyak amalan serta mempererat hubungan kasih sayang dengan sesama," ujarnya seraya mengucapkan selamat Idul Fitri 1436 H, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh warganya yang merayakannya.

Dikatakan Herlyan, ibadah puasa Ramadhan yang telah dilaksanakan sebulan penuh, akan diuji tingkat pengamalannya pada sebelas bulan ke depan. Berhasilkah puasa itu merubah perilaku hidup kita menjadi orang yang kembali fitrah suci lahir bathin menuju ketaqwaan atau malahan sebaliknya.

"Kita berharap, kita semua menjadi orang yang kembali fitrah suci lahir bathin. Mampu melaksanakan pembelajaran di bulan suci Ramadhan 1436 H sampai dengan Ramadhan tahun yang akan dating," paparnya. (Bku)