
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Menjelang pertangahan Agustus, proses tender lanjutan pembangunan dermaga penyeberangan Air Putih dan Sei
Selari belum juga diumumkan oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP). Dikhuatirkan,
proses tender yang terlambat akan mengakibatkan pekerjaan di lapangan tidak
selesai sesuai dengan kontrak kerja.
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Kadishubkominfo) Kabupaten
Bengkalis Jaafar Arief saat dihubungi Kamis (6/8) mengatakan, pada dasarnya
sudah tidak ada persoalan untuk proses tender proyek lanjutan tersebut. "Mungkin dalam beberapa waktu kedepan sudah diumumkan, karena seluruh dokumen
yang dibutuhkan untuk lelang sudah lengkap. Termasuk RAB (Rencana Anggaran
Biaya) setelah dilakukan audit oleh BPKP," ujar Jaafar.
Memang, sambung Jaafar, semakin cepat proses tender kedua kegiatan itu
diumumkan, maka semakin cepat pula tahapan-tahapan tender dilaksanakan hingga
ditetapkannya pemenang lelang. Namun, dirinya optimis kalau bulan ini tahapan
lelang sudah dimulai, maka dengan waktu yang tersisa sekitar 4 bulan, proyek
tersebut baik yang di Air Putih maupun Sei Selari masih bisa dilaksanakan
sesuai kontrak.
Saat ditanya kemungkinan proses tender tidak terkejar bulan Agustus, Jaafar
Arief enggan berandai-andai, karena dirinya yakin ULP pun memiliki skala
prioritas. "Proyek ini nilainya cukup besar dan berhubungan langsung dengan
kebutuhan masyarakat banyak. Tentu ULP pun berharap prosesnya bisa dilaksanakan
secepat mungkin," kata Jaafar.
Dikatakan, untuk pembangunan lanjutan dermaga Air putih akan menyelesaikan
pembangunan yang sebelumnya masih terkendala atau belum selesai. "Saat ini
pembangunan dermaga roro Air Putih baru selesai sekitar 74 persen dan sisanya
dilanjutkan tahun ini dan tidak termasuk untuk MB (Movable Bridge atau demaga
apung,red)," ujarnya seraya menambahkan kalau untuk lanjutan dermaga
Sungai Selari, akan dilakukan pemasangan MB dan ditargetkan tahun ini selesai. (Bku)