
PEKANBARU -
Kepala Biro Keuangan Setdaprov Riau Hardy Djamaluddin mengaku saat ini anggaran
berbagai program kerja yang akan dilaksanakan pada tahun 2013 ini sudah bisa
dicairkan. Untuk mencairkannya, segala kelengkapan administrasi harus
dilengkapi.
Hal ini disampaikan Hardy menyikapi keluhan dari
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau yang mengaku belum bisa optimal dalam
melakukan tahapan Pemilihan Gubernur/wakil Gubernur Riau tahun 2013, karena
belum bisa menggunakan anggaran dari APBD.
"Jika semua kelengkapan administrasinya
sudah ada dan lengkap, maka kita akan mencairkan, prosesnya paling lama dua
hari di Biro Keuangan," jelas Hardy kepada wartawan dikantor Gubernur
Riau, Selasa (05/02/13).
Hardy menyebutkan, KPU Riau sebenarnya telah
mengajukan pencairan anggaran tersebut, dengan nominal Rp 282 juta, sementara
yang ada hanya Rp 250 juta. Dalam pengajuannya Biro Keuangan meminta rincian
dari penggunaan anggaran di KPU.
"Karena itulah, kita minta KPU merubah
usulan nilai dana yang akan dicairkan itu, kelengkapan yang harus dipenuhi itu
seperti, berapa yang akan disalurkan ke KPU Kabupaten dan Kota, dan kita juga
meminta SK pelaksanaan Pilgubri yang akan dilaksanakan tahun ini, karena kita
ingin punya payung hukum yang kuat," tegas Hardy.
Meski demikian, Hardy mengaku kalau pihaknya
tidak akan mempersulit proses pencairan dana untuk KPU tersebut, jika semua
persyaratan telah dilengkapi, maka pihaknya akan segera melakukan proses
pencairan dana.
"Intinya itu kelengkapan administrasi yang
dibutuhkan kita minta dilengkapi dulu, dan hal ini sebenarnya sudah kita
beritahukan kepihak KPU, dan mereka telah meresponnya, jadi saya kira dalam
waktu dekat, dana tersebut sudah bisa dicairkan. Kami tentunya siap mendukung
KPU dalam mensukseskan pelaksanaan Pilgubri tahun ini" tukasnnya.