
Penjabat Bupati Bengkalis, Ahmad Syah Harrofie melihat hasil kerajinan tangan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II Bengkalis usai acara pemberian remisi, Senin (17/8/2015).
PJ Bupati Bengkalis yang didampingi kepala lapas IIA, Dandim 0303 bengkalis, kepala kejaksaan, dan kepala pengadilan meninjau hasil kerajinan tangan nara pidana.
BENGKALIS,
Beritaklik.Com - Penjabat Bupati Bengkalis Ahmad Syah Harrofie, memuji dan memberikan
apresiasi asal hasil karya kerajinan tangan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan
(Lapas) klas II Bengkalis.
"Sebenarnya warga binaan Lapas punya potensi untuk berkarya. Buktinya, dapat
kita lihat hasil kerajinan tangan yang dipamerkan saat ini, semuanya punya
nilai seni dan nilai ekonomis," ujar Ahmad Syah Harrofie, di sela-sela meninjau
hasil karya kerajinan tangan warga binaan, usai acara pemberian remisi, Senin
(17/8/2015) di Lapas Bengkalis.
Sejumlah hasil karya kerajinan tangan yang dipajang, terdiri dari miniatur
masjid, perahu layar pinisi, peralatan musik gambus, tenun songket, sulaman dan
bantal serta cincin akik. Setelah berbincang dengan warga binaan yang bertugas
menjaga pameran kerajinan tangan, Penjabat Bupati Bengkalis, Ahmad Syah
Harrofie langsung memborong seluruh kain songket yang dipajang. Kemudian kain
songket tersebut diberikan kepada anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah
(Forkominda), Ketua Pengadilan Negeri dan Ketua Pengadilan Agama.
Ahmad Syah Harrofie mengatakan, potensi yang dimiliki oleh para napi dalam
menghasilkan kerajinan menjadi modal utama saat sudah menghirup udara segar alam
bebas. Untuk itu, Asisten Pemerintahan dan
Kesejahteraan Masyarakat Pemerintah Provinsi Riau ini, berharap warga binaan terus
mengasah kemampuan dan keahlian, agar mempunyai bekal setelah keluar nanti. (Bku)
PJ Bupati Bengkalis bersalaman kepada para perajin.