
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bengkalis, Hj Embung Megasari Zam memimpin pertemuan pertemuan dengan TP PKK Kecamatan, Rabu (19/8/2015).
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Tim
Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bengkalis, Hj Embung Megasari Zam memimpin
pertemuan pertemuan dengan TP PKK Kecamatan, Rabu (19/8/2015).
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Tim
Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bengkalis, Hj Embung Megasari Zam, meminta TP PKK
Kecamatan mengangkat minuman dari buah nipah sebagai minuman icon Bengkalis.
Keinginan istri Penjabat Bupati Bengkalis ini dikarenakan selama ini daerah
berjuluk Negeri Junjungan ini belum memiliki minuman yang benar-benar khas.
Minuman yang dimaksud adalah Setup Tematu, salah satu minuman yang ditampilkan
kecamatan Bantan diajang lomba cipta menu pangan beragam, bergizi seimbang dan
aman (B2SA) tingkat Kabupaten Bengkalis yang digelar Badan Ketahanan Pangan dan
Penyuluh Pertanian (BKP3), Rabu (19/8/2015).
Menurut Embung, minuman yang berbahan dasar buah Nipah ini diyakini akan mampu
mengangkat nama Bengkalis, bukan hanya ke level provinsi, tetapi juga nasional.
Karena selain unik, buah bernama ilmiah Nypa fruticans ini memiliki rasa yang
enak dan menyegarkan.
Terlebih tumbuhan sejenis palem ini tumbuh subur di lingkungan hutan bakau atau
daerah pasang surut tepi laut seperti di pulau Bengkalis. Sehingga mudah untuk
mendapatkan buahnya yang disebut masyarakat buah Tematu.
"Ke depan ketika ada tamu dari luar datang atau acara-acara besar, saya
minta ibu-ibu kecamatan menjadikan Setup Tematu sebagai minuman wajib yang
harus dihidangkan" pinta Embung dihadapan ibu-ibu pengurus TP. PKK
Kecamatan se-kabupaten Bengkalis, yang sengaja dikumpulkan beliau usai
penutupan lomba cipta menu B2SA di salah satu ruangan BKP3 Bengkalis.
Lebih lanjut, Embung menambahkan hal ini dimaksudkan agar ke depan Bengkalis
tidak hanya terkenal dengan Lempuk Durian saja tapi juga dikenal dengan Setup
Tematu. "Contohnya orang mengenal Laksamana Mengamuk. Minuman ini bahannya
mudah kita dapat, sekarang tidak hanya terkenal di kabupaten Siak sebagai
pencetus namun sudah menjadi ciri khas Riau" terang Embung.
Namun tentu saja, supaya minuman ini ke depan memiliki nilai lebih perlu kreasi
dan inovasi. Misalnya biar lebih nikmat, buah Tematu dicampur dengan buah lain
atau diolah dalam bentuk jus dan lain sebagainya.
"Saat ditampilkan dalam lomba, Setup Tematu ini dicampur dengan buah naga,
coba kita kreasikan dengan buah lain, misal Kuini atau Nangka, sehingga rasanya
akan semakin nikmat. Begitu juga dengan namanya, nanti kita rundingkan kembali
apa nama yang cocok sehingga memiliki nilai jual" ujar Embung,
menambahkan.
Terkait akan dijadikannya Setup Tematu sebagai ciri khas minuman Bengkalis
disambut gembira oleh Ketua dan Pengurus TP PKK Kecamatan Bantan. "Kita
dukung ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis mengangkat Setup Tematu sebagai ikon
minuman Bengkalis. Saya beserta pengurus PKK Bantan siap membantu baik itu
resep maupun inovasinya" ungkap Ketua TP PKK Bantan, Sosi Lestari. (Bku)