
Kepala Desa Muntai, Kecamatan Bantan, Junaidi menanam bibit mangrove besama siswa, Sabtu (22/8/2015)
''Pengenalan dini terhadap mangrove ini sangat dibutuhkan untuk menimbulkan rasa kepedulian terhadap lingkungan khususnya di Desa Muntai, yang tingkat abrasinya sangat mengkhawatirkan,'' ujar Kepala Desa Muntai, Junaidi ketika membuka acara sosialisasi.
Junaidi berharap melalui kegiatan ini nanti perserta bisa mengambil manfaatnya serta mampu menjadi manusia cinta dan peduli lingkungan serta bisa mengapresiasikan pada kehidupan sehari-hari.
''Dengan menanam mangrove berarti kita sudah berusaha menyelamatkan lingkungan pesisir dari bahaya abrasi serta menyelamatkan ekosistem yang ada,'' ujar Ismail, salah seorang narasumber dalam sosialisasi tersebut.
Ismail yang juga tenaga pendamping teknis pada kegiatan rehabilitasi dan konservasi lingkungan kawasan pesisir sekaligus mewakili Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bengkalis menambahkan, dengan menanam satu pohon mangrove, setidaknya punya harapan untuk menyelamatkan wilayah pesisir dari abrasi.
Sosialisasi diikuti 70 peserta yang berasal dari siswa SD, MIS, SLTP, MTs, PKK dan tokoh masyarakat. Usai penyampaian materi, dilanjutkan dengan penanaman mangrove di pesisir Pantai Muntai. (Bku)