Penjabat Bupati H Ahmad Syah Harrofie menandatangani berita acara Deklarasi Damai Paslon Bupati dan Wakil Bupati pada Rapat Pleno KPU Kabupaten Bengkali, Rabu petang (26/8/2015).
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Penjabat
Bupati Bengkalis, Ahmad Syah Harrofie dalam sambutannya mengatakan pahwa
Pilkada ini adalah sebuah proses politik dalam mencari pemimpin Kabupaten
Bengkalis ke depan. Untuk itu ia
berharap semua calon siap menang dan siap kalah seperti deklarasi damai yang
telah ditandatangani di Mapolres kemarin.
"Jangan lakukan
kampanye hitam (black campign). Hidupkan
lampu kita, jangan matikan lampu orang lain," pesan Pj Bupati ketika
menghadiri papat pleno pencabutan dan pengumuman nomor urut nomor pasangan calon bupati dan wakil bupati
Bengkalis serta deklarasi kampanye damai yang ditaja KPU di Gedung Kesenian
Cikpuan, Bengkalis.
Ia juga
berharap masing-masing calon dan simpatisan kompak. Para kandidat hedaknya
memberikan pendidikan politik yang baik kepada sehingga tidak menimbulkan
gesekan-gesekan di masyarakat.
Soal
pencabutan nomor urut yang berlangsung meriah, Pj Bupati yakin
masing-masing pasangan calon, tim sukses, relawan dan pendukung memiliki makna
tersendiri, namun semuanya sama baiknya.
"Sebagai orang yang beriman,
kita harus percaya, ketiganya sama baiknya. Tidak ikut menentukan terpilih atau
tidaknya salah satu pasangan calon. Sebab di daerah lain dalam Pilkada
sebelumnya, ada yang memegang nomor urut 1 terpilih, sementara di daerah
lainnya justru pemegang nomor urut 2 menang. Sedangkan di daerah yang lain lagi
justru pemegang nomor urut 3 terpilih," Ahmad Syah, mengingatkan.
Sesuai esensi Deklarasi Kampanye Damai
yang dibacakan ketiga Paslon, kata Ahmad Syah, pada saat sosialiasi dan
kampenye, dengan dalih dan alasan apapun ketiga Paslon diharapkan dapat
menjauhkan segala isu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan di
masyarakat.
"Sebab, siapapun diantara ketiga Paslon
ini yang nantinya memperoleh amanah atau terpilih, akan sulit mewujudkan niat
untuk membangunan dan menjadikan Kabupaten Bengkalis ke depan lebih baik dari
hari ini di tengah-tengah masyarakat yang tidak bersatu padu," pesannya.
Selain itu, setiap Paslon
beserta tim sukses, pendukung dan simpatisan, harap Ahmad Syah lagi, harus dan
dapat menjadikan masa sosilasi dan kampanye sebagai salah satu ajang untuk dan
memberikan pendidikan dan pemahaman politik yang baik dan benar kepada
masyarakat.
"Ajak masyarakat untuk
memilih kita secara arif dan bijaksana. Yakinkan mereka secara bermarwah dan
bermartabat agar menetapkan pilihannya kepada kita dengan menyampaikan
keunggulan yang kita miliki, tanpa harus memberitahukan kelemahan atau
kekurangan Paslon lainnya. Karena yang akan terpilih Cuma satu Paslon,
ketiganya memang harus benar-benar siap kalah dan siap menang," imbuh Ahmad Syah.
Pada saat Deklrasi Damai,
setelah masing-masing Paslon, bersama Kapolres AKPB A Supriyadi, Dandim
0303/Bengkalis Letkol Wachyu Dwi Haryanto, Pj Bupati Bengkalis ikut
menandatangani berita deklarasi tersebut. Pasangan Amril Mukminin-H Muhammad diusung
PKS, PKB, PBB, PKPI dan Nasdem, memperoleh nonor urut 1. H Herliyan Saleh-H
Riza Pahlefi didukung PAN, Gerindra dan Hanura memperoleh nomor urut 2.
Sementara H Sulaiman Zakaria-Noor Choris Putra yang dijagokan Partai Demokrat
dan PDI Perjuangan, memperoleh nomor urut 3.
Entah kebetulan entah tidak, nomor urut
yang diperoleh ketiga Paslon itu sama persis dengan nomor urut mereka saat
mendaftar ke KPU Kabupaten Bengkalis. Serta sama pula dengan posisi tempat
duduk ketiga Paslon saat menghadiri acara Deklarasi Damai yang digagas Kapolres
Bengkalis AKPB A Supriyadi yang
dilaksanakan di salah satu ruang lantai II Mapolres Bengkalis, Senin
(24/8/2015).
Sedangkan
Ketua KPU Berngkalis, Defitri Akbar menyampaikan kegiatan sore kemarin
merupakan momentum awal dan merupakan tonggak sejarah demokrasi dalam mencari
pemimpin Kabupaten Bengkalis 5 tahun ke depan.
Ia berharap
perbedaan bukan untuk memecah belah, tapi jadikan perbedaan warna sebagai
pelangi yang menghiasi langit sehingga tampak indah. "Tanpa adanya perbedaan, apa
arti matahari yang menyinari bumi," katanya. (Bku)