Kapolres Bengkalis, AKBP A Supriyadi saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat Kabupaten Bengkalis, di halaman kantor Bupati Bengkalis, Kamis (1/10/2015).
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie
mengatakan, Pancasila adalah falsafah hidup dan kepribadian bangsa Indonesia yang
mengandung nilai-nilai, norma-norma yang oleh bangsa Indonesia diyakini paling
benar, paling adil, paling bijaksana, paling baik, dan paling sesuai serta
paling tepat, sehingga dapat mempersatukan bangsa Indonesia.
Karena itu,
sesuai tema peringatan tahun ini, yaitu Kerja Keras dan Gotong Royong
Melaksanakan Pancasila, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat
Pemprov Riau ini, mengajak warganya menjadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2015 ini, sebagai momentum untuk bersama-sama meningkat
pemahaman dan pengamalan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila
dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari. Baik itu dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta kapanpun dan dimanapun.
Dibagian
lain Ahmad Syah mengatakan, era globalisasi dan modernisasi yang terjadi saat
ini merupakan konsekuensi yang harus diterima seluruh bangsa, termasuk
Indonesia. Dan hal tersebut disadari atau tidak, langsung atau tidak, suka atau
tidak, akan berdampak dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Disebagian
masyarakat yang memiliki tingkat kedewasaan tinggi, imbuh Ahmad Syah,
globalisasi akan menjadikan mereka semakin lebih kuat rasa nasionalisme dan
patriotismenya. Bahkan meskipun mereka belajar dan bekerja di negara lain
sekalipun, mereka tetap memegang teguh Pancasila sebagai ideologi bangsanya.
Sebaliknya,
sambungnya, bagi sebagian masyarakat lainnya, pengaruh globalisasi dan
modernisasi tersebut sedikit demi sedikit justru malah mengikis atau
melunturkan semangat nasionalisme dan patriotisme mereka.
Penyebabnya,
kata Ahmad Syah, disamping karena minimnya pemahaman mereka tentang ideologi
Pancasila, juga karena pengaruh ideologi lain yang menyebabkan mereka kurang
memiliki kebanggaan terhadap bangsa dan negara sendiri.
"Oleh
karena itu, mari kita jadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2015
ini sebagai momentum kebangkitan untuk semakin meningkatkan rasa
nasionalisme dan patriotisme melalui kerja, kerja dan kerja keras serta
kerja nyata, agar nilai-nilai luhur Pancasila tidak tergerus pengaruh negatif
globalisasi," ajak Ahmad Syah, Kamis (1/10/2015).
Ahmad Syah
juga mengajak seluruh pemangku kepentingan terkait, termasuk keluarga-keluarga
di daerah ini untuk terus menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak dini. Untuk
keluarga, penanaman nilai-nilai dimaksud, imbuhnya, dapat diwujudkan melalui
pelaksanaan 8 fungsi keluarga secara baik dan benar.
"Sebagai
unit terkecil dari masyarakat, peran keluarga sangat penting dan menentukan keberhasilan
dalam menanamkan dan menumbuhkembangkan nilai-nilai Pancasila sebagai
sumber jati diri bangsa sekaligus pondasi negara sejak dini kepada generasi
muda," pungkasnya. (Bku)