6 Kepala Desa Ancam Blokir Jalan PT SDA

Ahad, 25 Oktober 2015

Gedung Surya Dumai di Pekanbaru

BUKITBATU-Enam Kepala Desa di Kecamatan Bukit Batu mengancam akan memblokir jalan keluar PT SDA yang berlokasi di Kampung Baru Kelurahan Sungai Pakning. Apalagi jalan itu sebagai satu-satunya akses keluar perusahaan dalam mendistribusikan hasil panen kebun sawitnya.

Seperti yang disampaikan Kepala Desa Sejangat, Rahmat Iwandi, dia mengecam keras sikap managemen PT SDA yang sampai hari ini tidak melaksanakan komitmen bersama dalam hal pembagian hasil plasma kebun kelapa sawit untuk masyarakat.

"Mereka sudah panen sejak tahun 2014, tapi hingga akhir 2015 ini bagian untuk masyarakat yang dalam MoU nya 25 persen dari keseluruhan perkebunan tak kunjung diberikan, oleh karena itu kami bersepakat dalam waktu dekat akan memblokir jalan keluar PT SDA jika tidak ada solusi," pungkas Rahmat Iwandi.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Sungai Selari Hendri, menurutnya PT SDA sudah menunjukkan arogansinya selama bertahun-tahun di hadapan masyarakat, akan tetapi hak masyarakat tidak mereka penuhi.

"Benar akan kita blokir jalan keluar PT SDA jika dalam sepekan ke depan mereka tidak memberikan solusi bagi masyarakat, managemen perusahaan itu tidak bergeming dan tak peduli dengan masyarakat, padahal setiap hari truk-truk pembawa hasil panen sawitnya melewati jalan raya dan dilihat oleh masyarakat kita," tandasnya.

Kades Sungai Selari juga mendukung desakan Ketua Koperasi BBDM agar Martias Sang owner PT SDA untuk turun tangan menyelesaikan persoalan ini.

"Kita juga memintak pak Martias selaku putra kelahiran Desa Sungai Selari ini, untuk peduli dengan masyarakat tempat daerah kelahirannya, selain itu kita juga meminta pak Martias mengevaluasi  segera managemen yang tidak menunjukkan kepedulian apapun terhadap masyarakat," imbuh Hendri.

Sementara itu salah seorang Manajer PT. SDA, Hartono dikonfirmasi via selulernya belum bersedia menjawab.***