
Ketua Koperasi Darul Makmur Ismail, Humas PT SDA Thomas dan sejumlah Kades melihat kebun plasma.
BUKITBATU– Terkait ancaman demo sejumlah kepala desa dan warga Kecamatan Bukit
Batu terhadap PT Surya Dumai Agrindo (SDA) II yang dituding tidak
memiliki niat dan tekad yang baik dalam menyelesaikan masalah pembagian kebun
plasma kepada masyarakat, dibantah oleh manajemen perusahaan.
“Kalau koperasi berkata perusahaan tidak ada niat baik itu sangat salah besar
karena perusahaan sudah menyiapkan lahan plasma untuk masyarakat dan sudah
bersama-sama antara koperasi dan perusahaan menentukan lahan tersebut,” tegas Kepala
Humas PT SDA II Bukit Batu saat dihubungi melalui selulernya, Senin (26/10/2015).
Dikatan Thomas, PT SDA II yang
telah mengeluarkan hasil paninnya itu bukan dari lahan plasma akan tetapi
itu dari lahan inti. Namun perusahaan berkomitmen akan memberikan dana
kompensasi kepada koperasi menjelang lahan plasma panen tahun 2017 mendatang.
“Untuk hasil yang telah kita keluarkan, itu dari lahan inti, namun perusahaan
akan memberikan dana kompensasi sebesar Rp30 juta perbulan kepada Koperasi
Bukit Batu Darul Makmur terhitung Januari 2014 hingga akhir tahun 2016. Dana
tersebut akan diberikan asalkan pihak koperasi melengkapi persyaratan yang
telah di sepakati bersama perusahaan,” kata Thomas
Disinggunng tentang beberapa kali pertemuan atau musyawarah kesepakatan yang
hingga kini belum ada titik temunya, Thomas juga membantah pihaknya tidak
peduli karena belum ada kesepakatan yang berlandaskan atas asas saling
menguntungkan.
“Pertemuan memang telah kita laksanakan, akan tetapi ada beberapa poin yang
masih dipertimbangkan, pihak perusahaan masih keberatan karena ada hal-hal yang
perlu diajukan ke jajaran managemen, diantaranya tentang pelaksanaan pekerjaan
maupun rekruitmen tenaga pekerja,” pungkas Thomas.***