Komit Gunakan Qori Tempatan, Ini Target yang Diusung Kafilah Bengkalis di MTQ Riau

Senin, 16 November 2015

Kafilah Bengkalis mengikuti defile pembukaan MTQ Riau di Siak.

SIAK–Pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Siak yang ke 34 ini, Kafilah Kabupaten Bengkalis, akan berupaya untuk lebih baik dari pada tahun-tahun sebelumnya. Tentunya dengan komitmen tidak menggunakan peserta impor.

Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi. Begitulah moto yang diusung kafilah Kabupaten Bengkalis dalam pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Riau ke tahun ini yang dibuka secara resmi oleh Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rahman, Minggu malam (14/11/2015).

“Kalimat ini bukan hanya sekedar moto saja, tetapi mengandung makna yang sangat dalam. Yaitu sebuah komitmen Kabupaten Bengkalis yang mengedepankan anak tempatan kita sendiri.  Kalau bukan sekarang kafilah kita menggunakan anak watan sendiri, maka kapan lagi kita harus melakukan hal itu,” ujar Penjabat Bupati Bengkalis, H Ahmad Syah Harrofie, disela-sela pelaksanaan pembukaan MTQ Provinsi Riau ke 34 di Kabupaten Siak.

Disampaikannya, maksud dan tujuan ini tak lain hanya untuk terus berusaha memprioritaskan anak jati sendiri. Disamping secara kegiatan MTQ yang akan berlanjut sempai ke tingkat Internasional, dapat membanggakan diri dan keluarga. Cara seperti ini juga dapat mewujudkan harapan untuk melahirkan generasi-generasi Qurani asli dari daerah sendiri.

“Untuk itu, kita sangat bangga tidak mengimport peserta dari luar daerah Kabupaten Bengkalis. Kita juga mohon doa kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bengkalis, agar kafilah kita selama bertanding sehat wal ‘afiat dan dapat menampilkan kebolehannya dengan maksimal,” harap Pj Bupati Bengkalis yang sering disapa Ongah Ahmad ini.

Sementara itu, setelah dibuka secara resmi oleh Plt Gubernur Riau, Sabtu malam, Ketua Harian LPTQ Kabupaten Bengkalis, H Arianto saat ditemui mengatakan bahwa peserta dari kafilah Kabupaten Bengkalis, sudah ada yang tampil Minggu (15/11/2015).


“Insya Allah dimulai dari Minggu pagi, hingga malam hari, peserta kita akan ada yang ikut, seperti Fahmil Qur’an, M2IQ, Kaligrafi Hiasan Mushaf, Tahfidz Quran dan Qiraat Sab’ah. Mudah-mudahan semuanya tampil maksimal,” singkat Arianto menjelaskan.***