Panas Terik, Sejumlah Kawasan Rawan Karhutla

Selasa, 30 Juni 2015

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Sejumlah kawasan di Kabupaten Bengkalis kembali rawan terjadi kebakaran, mengingat sejak awal puasa lalu hingga hari ini belum pernah turun hujan. Cuaca panas yang cukup tinggi sejak setengah bulan terakhir menyebabkan lahan kembali kering, terlebih di beberapa kawasan dengan kontur gambut cukup tebal.


Karena kondisi cuaca cukup panas, BPBD-Damkar Kabupaten Bengkalis, kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran terutama saat membersihkan lahan. Diakui, saat ini masih banyak oknum yang memanafaatkan cara murah untuk membersihkan lahan yakni dengan membakar lahan.

''Memang belum satu bulan hujan tak turun, tapi kondisi cuaca cukup terik, dan ini menyebabkan lahan dengan kontur gambut tebal kembali mengering sehingga sangat rentan terjadi kebakaran. Untuk itu, kembali kita ingatkan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran saat membersihkan lahan,'' terang Kepala BPBD-Damkar melalui Kabid Damkar, Suiswantoro, Minggu (28/6).

Selain mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat, mantan Kasubag Pemberitaan Setkab Bengkalis ini juga mengajak seluruh stake holder untuk terus membagun komunikasi. Sampaikan sekecil apapun informasi kepada petuga agar segera bisa ditangani.

''Jangan sampai kondisi puasa tahun lalu kembali terulang, kasihan kawan-kawan harus berjibaku memadamkan api di saat bulan puasa. Untuk itu, kepada seluruh komponen masyarakat untuk menyampaikan informasi kebakaran sekecil apapun, agar bisa ditangani segera,'' pesannya.

Informasi itu kata Suis bisa disampaikan kepada kepala desa, atau petugas Masyarakat Peduli Api (MPA) yang ada di masing-masing desa, atau bisa juga menghubungi pihak Kecamatan dan BPBD-Damkar Bengkalis. "Informasi ini penting, sebab kalau sudah membesar dan sulit dijangkau, kita hanya berharap turun hujan untuk bisa mematikan,'' sebut Suis lagi.

Ditanya soal titik api saat musim kering ini, kata Suis beberapa hari lalu memang terpantau titik api di sekitaran jalan Bantan (perbatasan Bengkalis-Bantan). Tapi karena cepat diketahui, api tidak sampai menyebar ke mana-mana.

''Di perbatasan Bengkalis-Bantan itu memang ramai aktivitas masyarakat di sana, mulai dari aktibitas pertanian hingga perkebunan masyarakat. Sedikit saja lalai bisa terjadi kebakaran, karena kontur lahan di lokasi itu bergambut tebal,'' ujar Suis lagi.


Selain di perbatasan Bengkalis-Bantan, dirinya belum menerima laporan adanya titik api di kawasan lain di Bengkalis. Kendati begitu, BPBD-Damkar dan seluruh stake holder senantiasa waspada dan siap siap bilamana muncul titik api di Bengkalis. (Bku)