
Wakil Bupati Bengkalis, H Suayatno menghadiri peringatan Nuzul Quran di Masjid Istiqomah Bengkalis, Jumat malam (3/7/2015).
Wakil Bupati Bengkalis, H Suayatno menghadiri peringatan Nuzul Quran di Masjid Istiqomah Bengkalis, Jumat malam (3/7/2015).
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Salah satu keistimewaan bulan
Ramadan, diturunkan ayat Alquran, dimana Allah SWT melalui malaikat Jibril
menurunkan surat Alalaq ayat 1 sampai 5 yang dimulai dengan Iqro' kepada Nabi
Muhammad SAW. Untuk memperingati hari bersejarah dan agung ini, maka setiap
malam 17 Ramadan, umat Islam memperingati Nuzul Quran.
"Momentum ini tentunya harus menjadi motivasi bagi kita untuk terus untuk
membumikan Alquran dengan banyak membaca dengan benar dan mengamalkan isi
kandungannya dalam kehidupan sehari-hari guna mewujudkan kehidupan yang
Qurani," ujar Wakil Bupati Suayatno dalam pengarahan pada peringatan Nuzul
Quran di Masjid Istiqomah, Bengkalis, Jumat malam (3/7/2015).
Dipaparkan Wabup, Alquran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW merupakan
mukjizat paling besar pengaruhnya, isinya selalu relevan dengan kehidupan,
serta ilmu-ilmu yang terkandung di dalamnya merupakan anugerah bagi manusia.
Salah satu kemukjizatan atau keistimewaan Alquran yang paling utama adalah
hubungannya dengan sains dan ilmu pengetahuan. Begitu pentingnya sains dan ilmu
pengetahuan dalam Alquran, sehingga Allah SWT menurunkan ayat yang pertama kali
dengan kata iqrok atau baca.
Ditambahkan Wabup, ayat pertama yang diturunkan tersebut mengandung makna bahwa
umat muslim tidak hanya diperintahkan untuk membaca secara harfiah, tapi juga
pandai membaca situasi. Islam juga menganjurkan umatnya untuk menjadi orang
yang cerdas. Untuk itu Allah SWT memerintahkan kepada kita untuk mengajarkan
nilai-nilai tasawuf dengan didasari pada isi kandungan dalam Alqura.
"Kita semua tahu bahwa kebenaran Alquran tidak terbantahkan, karena merupakan
mukjizat terbesar yang diberikan Allah SWT kepada umat manusia. Untuk itu
setiap peringatan Nuzulul Quran atau malam turunnya Alquran ini tidak hanya
berhenti pada kegiatan seremonial belaka. Namun, hendaknya dapat diaplikasikan
dalam kehidupan nyata pada tataran kemasyarakatan, pemerintahan serta
pembangunan," ujarnya.
Alquran menjadi sumber inspirasi yang tidak pernah kering mengalirkan
nilai-nilai ajaran Islam yang
luhur, menebarkan keteduhan, memberi ketentraman dan menciptakan kedamaian. Dari Alquran kita
mendapatkan pencerahan sekaligus ketenangan jiwa untuk senantiasa meningkatkan
iman dan taqwa kepada Allah
SWT.
"Pada kesempatan yang penuh berkah ini, kepada seluruh umat Islam hendaknya
menjadikan gemar membaca Alquran sebagai budaya dan salah satu kebutuhan.
Karena dan sebagaimana ayat pertama yang diturunkan, membaca Alquran adalah
pintu utama yang akan mengantarkan setiap umat Islam ke pintu pengetahuan, pemahaman
dan pengalaman nilai-nilai dan ajaran yang terkandung dalamnya dengan baik dan
benar. Dengan mengamalkan ajaran-ajaran yang terdapat dalam Alquran, kita akan
mendapatkan rahmat dari Allah SWT serta memperoleh keselamatan dan kebahagiaan
dalam kehidupan di dunia dan di akhirat," ujarnya.
Seperti diketahui bersama, saat ini umat Islam, tak terkecuali di daerah ini,
sedang dihadapkan dengan faham-faham aliran sesat yang masuk melalui media
sosial maupun buku-buku yang dibalut dengan kedok islam. Jika kondisi ini
dibiarkan tanpa filter, maka tanpa kita sadari akan menggoyahkan dan merusak
akidah umat Islam.
Selain itu juga, karena saat ini pengaruh negatif
globalisasi semakin deras, segenap orang tua hendaknya mengawasi anak-anak,
terutama dari lingkungan yang akan mempengaruhi pola pergaulan mereka. Saat ini
kita prihatin dengan persoalan anak-anak remaja yang terjebak dengan pergaulan
bebas, kenakalan remaja, minuman keras dan narkoba. tentunya persoalan ini
tidak bisa kita biarkan, mengingat anak remaja merupakan calon pewaris penegak
agama islam. Oleh karena itu, orang tua dituntut untuk waspada mengantisipasi
kemerosotan moral para remaja kita.
"Untuk menjaga dan membentengi keluarga kita agar tidak terpengaruh dengan
aliran sesat, caranya dengan membekali anggota keluarga dengan dengan
pendalaman agama. Bulan Ramadan merupakan momentum yang baik mengajak anak-anak
untuk memperdalam ajaran agama, seperti kebiasaan salat tarawih, membaca
Alquran di masjid dan musala. Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah mencanangkan
program maghrib mengaji. Jadi sangat tepat pada bulan Ramadan ini kita mengajak
para remaja untuk lebih dekat dengan Alquran," ujar Wabup.
Peringatan malam Nuzul Quran menghadirkan Ustaz Marhalim, S.Ag dari Pekanbaru.
Dalam tausiyah sangat ustaz menyampaikan keutaman bagi orang yang membaca,
hapal dan mengamalkan Alquran dalam kehidupan. Salah satunya Allah akan
memberikan pahala setiap huruf demi huruf dan bagi yang hafal Alquran akan
terbebas dari api neraka dan 10 orang keluarganya akan mendapat safaat. (Bku)

