
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Sebanyak 64 calon mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis (PNB) Jurusan
Kemaritiman yang mendaftar pada gelombang I, mulai hari ini (Sabtu,red) akan
mengikuti serangkaian tes. Tercatat ada lima tes yang harus diikuti dan nilai
akumulasi dari keseluruhan tes tersebut akan menentukan apakah calon mahasiswa
bersangkutan lulus atau tidak untuk diterima sebagai mahasiswa.
Hal itu diungkapkan panitia penerimaan calon mahasiswa Jurusaan Kemaritiman
PNB, M Ihsan kepada wartawan, Jumat (7/8). "Tes mulai dilaksanakan besok (hari
ini,red) bertempat di Politeknik Negeri Bengkalis. Ada lima tes yang harus
diikuti oleh calon mahasiswa Kemaritiman, dan tes ini akan berlangsung selama
dua hari," ujarnya.
Tes dimaksud ujar Ihsan, pada hari pertama Sabtu, calon mahasiswa Kemaritiman
akan mengikuti tes akademis, psikotes, wawancara dan kesehatan. Baru pada hari
kedua dilanjutkan dengan tes kesamaptaan. "Sebenarnya calon mahasiswa ini pada
saat mendaftar, sudah mengikuti medical check up untuk memastikan yang
bersangkutan sehat secara fisik. Kalau berdasarkan hasil medical check up
tidak memenuhi syarat maka pendaftarannya kita tolak," kata Ihsan.
Saat ditanya kapan hasil tes tersebut akan diumumkan, Ihsan mengatakan sekitar
tanggal 12 Agustus. Sebenarnya, sambung Ihsan, diluar psikotes, hasil tes bisa
diketahui pada hari itu juga. Namun, untuk psikotes memang butuh waktu, itulah
sebabnya jadwal pengumuman hasil tes agak lama. "Dari hasil tes ini nanti baru
kita ketahui apakah dari 64 yang ikut tes ini lulus semua atau tidak," ujarnya.
Ihsan mengatakan, ada tiga program studi yang akan menjadi daftar pilihan
mahasiswa jurusan kemaritiman. Ketiga program studi itu adalah Nautika 1 Kelas
( 30 orang maksimal), Teknika 1 Kelas (30 orang maksimal) dan Ketatalaksanaan
Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan 1 kelas (30 orang maksimal). Dengan jumlah
calon mahasiswa yang mendaftar sebanyak 64 orang, Ihsan mengatakan, pihaknya
kembali akan membuka pendaftaran untuk gelomba II. "Tak lama setelah hasil tes
ini diumumkan, maka kita akan secepatnya membuka pendaftaran untuk gelombang
II," ujarnya. (Bku)