
Petugas PLN menyegel meteran listrik Kantor PT BLJ.
Petugas PLN menyegel meteran listrik Kantor PT BLJ.
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Persoalan demi persoalan terus menimpa PT Bumi Laksamana Jaya. Belum
selesai kasus dugaan korupsi yang melibatkan direkturnya, kini perusahaan
menghadapi persoalan keuangan. Listrik kantor terpaksa disegel pihak PLN karena
sudah 3 bulan menunggak pembayaran.
Penyegelan meteran listrik langsung dipimpin Manajer PLN Rayon Bengkalis Andy
Prasetiawan didampingi 2 orang petugas PLN serta di saksikan GM PT BLJ
Keri Lafendi, Selasa (25/8/2015). Menurut Andy, penyegelan yang dilakukan
terhadap meteran di Kantor PT BLJ disebabkan tunggakan yang sudah mencapai 3
bulan dengan total Rp16,8 juta.
"Selain mematikan sementara aliran listrik di kantor BLJ, kita sebelumnya
sudah membongkar aliran listrik yang berada di kolam renang dengan total
tunggakan Rp19,2 juta dan waterboom milik PT BLJ dengan total tunggakan Rp7,2
juta," ujarnya.
Penyegelan terhadap listrik di kantor PT BLJ ditempo hingga akhir bulan ini,
jika tidak PLN tidak segan-segan melakukan pembongkran terhadap meteran listrik
yang melekat di dinding Kantor BUMD.
"Kalau sudah dibongkar, jika pelanggan ingin kembali berlangganan, wajib
melunasi utang yang ada plus BPUJ baru," pungkasnya.
GM PT BLJ, Keri Lafendi mengakui sebelum pihak PLN melakukan
penyegelan, sudah 2 kali pihaknya mendapat koordinasi. Namun apa daya karena
kondisi keuangan perusahaan saat ini, tunggakan tersebut belum bisa dibayarkan.
"Kita sudah laporkan ke manajemen, namun anggarannya belum ada sehingga belum
bisa dilakukan pembayaran. Hari ini akan kita upayakan untuk melunasi, "ujarnya. (Bku)