Penjabat Bupati Bengkalis, H Ahmad Syah Harrofie.
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Tiga pejabat
defenitif untuk jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) atau eselon II di
lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis, saat ini masih kosong.
Ketiga jabatan PTP yang belum terisi itu adalah Asisten Administrasi Umum
Sekretariat Daerah Bengkalis yang saat ini dirangkap jabatan H Hermanto Baran.
Hermanto yang sehari-hari menjabat Staf
Ahli Bupati Bengkalis Bidang Pemerintahan ini ditunjuk H Herliyan Saleh ketika
masih menjabat Bupati Bengkalis sebagai Pelaksana Tugas (Plt) pasca pindahnya
pejabat lama H Herdi Salioso ke Pemerintah Kota Pekanbaru.
Kemudian, Kepala Dinas Pendidikan
(Disdik). Setelah H Herman Sani resmi mengundurkan diri karena telah ditetapkan
sebagai calon bupati untuk mengikuti Pilkada serentak di Kabupaten Rokan
Hilir, Penjabat (Pj) Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie memberikan amanah
kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Heri Indra Putra sebagai Plt.
Selanjutnya, Direktur Rumah Sakit Umum
Daerah (RSUD) Bengkalis. Karena H Zulkarnain mengundurkan diri dari jabatannya,
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Bengkalis H Edi Setiawan Ramli untuk sementara
ditunjuk Ahmad Syah menjadi Plt.
Sehubungan dengan itu, saat
ini beredar informasi bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan dilakukan ujian assessment.
Pasalnya, dalam berbagai kesempatan, Ahmad Syah memang pernah mengatakan segera
melakukan ujian assessment, khususnya untuk mengisi kekosongan ketiga
PTP tersebut.
Isu itu kian santer pasca
ditugaskannya Sekretaris Daerah H Burhanuddin beberapa hari lalu ke Medan,
Sumatera Utara. Khabarnya, salah satu agenda penting yang ditugaskan Ahmad Syah
kepada Burhanuddin supaya melakukan koordinasi dengan Kantor Regional IV Badan
Kepegawaian Negara (Kanreg IV BKN) yang beralamat di Jalan TB Simatupang No 124
Pinang Baris, Medan tersebut, untuk pelaksana ujian assessment.
Kepala Bagian Humas
Pemerintah Kabupaten Bengkalis Johansyah Syafri membenarkan hal tersebut, Kamis
(10/9/2015). Katanya, memang benar jika
salah satu misi ditugaskannya Sekretaris Daerah Bengkalis untuk berkoordinasi
dengan Kanreg IV BKN soal pelaksanaan ujian assessment di lingkungan
Pemkab Bengkalis.
"Sekretaris Daerah berangkat ke
Medan, Senin (7/9/2015) lalu. Karena kabut asap, beliau ke Medan tidak
menggunakan pesawat udara. Tapi menggunakan jalur darat. Selain menghadiri
undangan acara dari BKN, beliau memang ditugaskan Pj Bupati Bengkalis untuk
berkoordinasi tentang pelaksanaan ujian assessment untuk PTP di Pemkab
Bengkalis," terang Johan.
Namun Johan mengaku belum
mengetahui kapan ujian assessment untuk PTP di Pemkab Bengkalis
dilakukan. Begitu pula soal informasi bahwa ujian assessment bukan hanya
untuk ketiga jabatan PTP yang masih dirangkap Plt tersebut.
"Kapan waktunya belum ada
informasi pasti. Karena sesuai Undang-Undang No 5/2015 tentang Aparatur Sipil
Negara, ada tahapan-tahapan yang harus dipersiapkan terlebih dahulu. Namun
sesuai penjelasan Pj Bupati Bengkalis secepatnya," papar Johan.
Terkait adanya isu bahwa ujian assessment bukan hanya untuk ketiga
jabatan PTP yang masih dirangkap Plt tersebut, tetapi untuk seluruh jabatan PTP
di daerah ini, imbuh Johan, kemungkinan untuk itu tetap terbuka. Karena itu
merupakan kewenangan Pj Bupati Bengkalis.
"Namanya juga kemungkinan. May be yes,
may be no. Namun dari beberapa kali informasi yang saya dengar langsung,
ujian assessment untuk tahap pertama ini akan diprioritaskan Pj Bupati
Bengkalis hanya untuk mengisi ketiga jabatan PTP yang belum defenitif itu.
Belum untuk PTP lainnya," pungkas Johan. (Bku)