Tragis, Satu Keluarga Tewas di Bengkalis Terpanggang

Jumat, 18 September 2015

Dua unit rumah di jalan Jenderal Sudirman, Gang Sahabat, Kelurahan Sungai Pakning, Kecamatan Bukit Batu, terbakar Jumat (18/9/2015) pukul 01.00 dini hari WIB.

Dua unit rumah di jalan Jenderal Sudirman, Gang Sahabat, Kelurahan Sungai Pakning, Kecamatan Bukit Batu, terbakar Jumat (18/9/2015) pukul 01.00 dini hari WIB.

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Satu keluarga di Jalan Sudirman, Gang Sahabat, Kelurahan Sungai Pakning, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, tewas terpanggang Jumat (18/9/2015) dini hari kemrin sekitar pukul 01.00 WIB ludes terbakar. Janda dan dua anaknya itu tidak bisa menyelamatkan diri setelah rumahnya ludes dilalap si jago merah.

Mayat Linda Makatita (45 tahun) ditemukan di ruang belakang dalam keadaan tertimpa reruntuhan. Sedangkan kedua anaknya, Nona Cordina Makatita (20) dan Ade Falendi Makatita (4) ditemukan di ruang depan berangkulan dalam keadaan hangus, bagian tubuh seperti tangan dan kaki sudah terpisah.


Sebenarnya ada rumah yang terbakar dalam kejadian tersebut. Satu rumah Linda berlantai dua, satu lagi rumah panggung terbuat dari papan, saat kejadian dalam keadaan kosong. Api baru bisa dijinakkan pada pukul 03.00 WIB setelah tim Fire Fighting Pertamina RU II, tim BPBD Damkar Bukit Batu, dibantu Polsek Bukit Batu dan warga sekitar melakukan pemadaman. Setelah api dijinakkan, barulah 3 korban dapat dievakuasi.


Kapolsek Bukit Batu, Kompol Sugeng dikonfirmasi membenarkan bahwa korban jiwa akibat kebakaran tersebut sebanyak 3 orang.


"Benar korban jiwa 3 orang, saat ini kita sedang melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kebakaran, korban saat ini berada di rumah duka. Pagi ini juga akan dikebumikan," tutur Kompol Sugeng.


Warga telah berupaya untuk melakukan pertolongan terhadap korban sekeluarga dengan mencoba menerobos rumah tersebut dengan mendobrak pintu rumah, namun upaya itu sia-sia, api dengan cepat membakar rumah dan kemudian bagian atas rumah rubuh.


''Ketika kejadian warga mendengar jeritan minta tolong dari dalam rumah, namun ketika dilakukan upaya pertolongan rumah tersebut roboh dan korban tidak bisa diselamatkan,'' tambah Kanit Reskrim IPDA Rudi Irwanto.

Berusaha Menolong


Pengakuan sejumlah saksi di lokasi kejadian, api diketahui warga sekitar pukul 01.00 WIB dinihari, dimana saat kejadian listrik di lokasi kebakaran padam dan warga sekitar melihat ada kobaran api di rumah tetanngganya. Melihat kejadan tersebut warga berupaya melakukan pertolongan terhadap korban.


''Ketika diketahui salah satu rumah terbakar, warga mencoba melakukan pertolongan, namun rumah bertingkat yang terbuat dari kayu tersebut sudah terbakar dengan cepat dilalap sijago merah,'' jelasnya.

Nurinsan, salah seorang tim Fire Fighting Pertamina RU II Sungai Pakning, yang turut melakukan pemadaman dan evakuasi mengatakan tim kesulitan memasuki rumah saat api membesar.

"Ketika kami hendak mendobrak pintu, api malah menjilat keluar, sehingga tak ada yang bisa memasuki," ujar Nurinsani yang akrab disapa Cibung.


Saat api sudah padam, tim evakuasi melakukan pencarian mayat korban. Sementara seisi rumah hangus terbakar tak tersisa, termasuk dua unit sepeda motor jenis Vario dan Mio.

Turut Berduka Cita

Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah kebakaran yang terjadi Gang Sahabat itu. "Atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kita menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah itu. Semoga segala amal ibadah serta kesalahan mereka diampuni dan diterima, serta ditempatkan di tempat yang sebaik-baiknya di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Dan, keluarga yang ditinggalkan, tabah dan ikhlas menerima cobaan dan musibah ini," ujar Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, melalui pesan singkat, Jumat pagi.

Ahmad Syah yang saat ini tengah mengikuti Rapat Koordinasi Penanganan Kebakaran Lahan dan Hutan di Balai Serindit Gedung Daerah, Pekanbaru, mengatakan mengetahui peristiwa tragis itu dari sejumlah stafnya dan sejumlah media online. Karena tak bisa datang langsung, Ahmad Syah juga menjelaskan, sudah meminta Camat Bukit Batu dan Lurah Sungai Pakning datang ke rumah duka. (Bku)