
Sekretaris Daerah H Burhanuddin ketika membuka kegiatan sosialisasi program Sekolah Adiwiyata di Ballroom Pantai Marina Hotel Bengkalis, Senin (21/9/2015).
Sekretaris Daerah H Burhanuddin ketika membuka kegiatan sosialisasi program Sekolah Adiwiyata di Ballroom Pantai Marina Hotel Bengkalis, Senin (21/9/2015).
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Prinsip pembangunan berkelanjutan atau sustainable
development memenuhi kebutuhan sekarang tanpa mengorbankan pemenuhan
kebutuhan generasi masa depan. Artinya, apapun pembangunan yang
dilakukan hari ini, tetap memberi kemungkinan pada kelangsungan
hidup dengan jalan melestarikan fungsi dan kemampuan ekosistem yang
mendukungan, baik secara langsung maupun tidak langsung, atau tidak boleh
merusak lingkungan.
Kemudian, meningkatkan dan melestarikan kemampuan dan
fungsi ekosistem untuk memasok, melindungi, serta mendukung sumber alam bagi
kehidupan secara berkesinambungan. Serta, menggunakan prosedur dan tata cara
yang memerhatikan kelestarian fungsi dan kemampuan ekosistem untuk mendukung
kehidupan, baik masa kini maupun masa yang akan datang.
"Mengingat pentingnya kelestarian lingkungan dalam
proses pembangunan, maka pengetahuan dan pemahaman untuk itu harus dilakukan
sejak dini. Dalam konteks ini sekolah memiliki peran yang sangat strategis,"
ujar Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie diwakili Sekretaris Daerah H
Burhanuddin ketika membuka
kegiatan sosialisasi program Sekolah Adiwiyata di Ballroom Pantai Marina Hotel
Bengkalis, Senin (21/9/2015).
Ahmad berharap, implementasi program Sekolah Adiwiyata di daerah ini, jangan hanya berorientasi pada sasaran jangka pendek.
Sebagai prestise untuk memperoleh penghargaan Adiwiyata. Namun hendaknya, sambungnya, memang dijadikan
dan menjadi bagian penting dan komitmen
bagi seluruh
warga sekolah untuk mencetak dan
melahirkan peserta didik yang memiliki kepedulian terhadap
kelestarian serta berwawasan lingkungan yang tinggi.
Selaku penyelenggara, Kepala Badan Lingkungan Hidup H
Arman AA menjelaskan, kegiatan sosialisasi tersebut diikuti 50 peserta. Baik
itu Kepala Sekolah SD, SMP/Sederajat dan SMA/Sederajat. Arman menjelaskan
program Sekolah Adiwiyata bertujuan untuk menumbuhkembangkan dan
menanamkan kepedulian warga sekolah,
khususnya peserta didik dalam menjaga dan
melestarikan alam dan lingkungan sejak usia dini. "Hal ini dilakukan tidak terlepas dari peran
sentral sekolah sebagai
salah satu tempat yang tepat yang dapat
membentuk karakter generasi muda kepedulian
dalam
menjaga kelestarian lingkungan," kata Arman. (Bki)