Hingga Akhir Februari Raskin Menumpuk di Gudang Bulog

Senin, 25 Februari 2013

Beras untuk rakyat miskin masih menumpuk di gudang Bulog Bengkalis.

BENGKALIS-Beras miskin (Raskin) untuk jatah Januari dan Februari menumpuk di gudang Sub Divre Bulog Bengkalis, dikhawatirkan beras tersebut rusak sehingga kurang layak untuk dikonsumsi.

Kepala Gudang Sub Divre Bulog Bengkalis, Andi mengatakan beras  tersebut seharusnya sudah ditebus agar kualitasnya tidak berubah. Idealnya beras yang ada di gudang tidak terlalu lama sehingga tidak mengubah kualitas beras yang akan dikonsumsi.

 “Sekitar 15-17 ton sudah disiapkan untuk disalurkan  jatah Januari dan Februari terhitung sejak dua bulan lalu,” ungkap Kepala Gudang Sub Divre Bulog Bengkalis, Andi, Senin (25/2). 

Ditambahkan Ketua Penyaluran Raskin Sub Divre Bulog Bengkalis, Raomadi, raskin hanya akan dikeluarkan apabila sudah tersedia Surat Permintaan Alokasi (SPA) dari Pemerintah Daerah setempat. Pelaksanaan pendistribusian kepada masyarakat tidak menjadi tanggungjawab Bulog, tapi sepenuhnya menjadi wewenang berdasarkan SPA yang telah dikirimkan. 

“Kita hanya menyalurkan sampai ke kecamatan, ke desa-desa bukan lagi tanggungjawab Bulog. Beras-beras ini kita keluarkan dari gudang apabila setelah memperoleh SPA dari pemerintah setempat,” papar Romadi.

Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Bengkalis, Hamdan mengakui penyaluran raskin awal tahun ini terjadi keterlambatan. Menyusul anggaran yang disiapkan melalui APBD 2013 untuk biaya distribusiraskin ke desa-desa di masih dalam proses. 

“Saat ini anggaran untuk distribusi masih dalam proses di APBD, jadi kita masih menunggu merealisasikannya. Begitu proses selesai  segera kita lakukan penyaluran raskin kepada masyarakat,” tegasnya. (bku)