
Pj Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie memimpin rapat di Wisma Daerah Sri Mahkota, Senin (5/10/2015) malam.
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Dibandingkan
laporan akhir Agustus 2015 lalu, baik itu realisasi fisik maupun keuangan
Belanja Langsung Pemerintah Kabupaten Bengkalis per 30 September 2015,
mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Pada akhir Agustus
2015 realisasi fisik dan keuangan masing-masing 41,52 persen dan 26,75 persen
dengan serapan dana Rp. 799.642.009.670 dari total anggaran dalam Daftar
Pelaksanaan Anggaran Rp. 2.989.288.839.322,20.
Sementara
berdasarkan laporan per 30 September 2015, realisasi fisik meningkat menjadi
12,17 persen menjadi 53,69 persen. Sementara untuk keuangan naik 7,28 persen
menjadi 34,03 persen. Sedangkan untuk serapan anggaran bertambah sekitar 27,23
persen menjadi Rp. 1.017.379.881.220.
Artinya, jika
realisasi fisik per Agustus 2015 sebesar 41,52 persen itu dirata-ratakan per
bulan diperoleh angka 5,19 persen. Dan bila dibandingkan dengan peningkatan
yang terjadi pada bulan September 2015 sebesar 12,17 persen, maka kenaikan
dalam sebulan terakhir besarnya dua kali lipat dibandingkan rata-rata kenaikan
realisi fisik dalam 8 bulan sebelumnya.
Begitu juga
realisasi keuangan. Jika realisasi keuangan per Agustus 2015 sebesar 26,75
persen tersebut dirata-ratakan per bulan diperoleh angka 3,34 persen. Maka jika
dibandingkan dengan peningkatan yang terjadi pada bulan September 2015 sebesar
7,28 persen, kenaikan dalam sebulan terakhir juga dua kali lipat dibandingkan
rata-rata kenaikan realisi keuangan dalam 8 bulan sebelumnya.
Menurut Kepala
Bagian Penyusunan Program Sekretariat Daerah Sevnur, realisasi fisik, realisasi
keuangan maupun serapan anggaran bisa menggelembung lagi. Pasalnya, sambungnya,
hingga Senin (5/10/2015), masih ada 6 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang
belum menyampaikan laporannya.
"Yaitu, Badan
Ketahanan Pangan dan Penyuluhan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan
Pemadam Kebakaran, Badan Perpustakaan Umum, Arsip dan Dokumentasi, Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan dan Kecamatan Bantan. Kalau
laporan keenam SKPD ini masuk, angkanya akan lebih besar lagi," jelasnya.
Hal itu
dikemukakan Sevnur saat memaparkan laporan realisasi fisik dan keuangan pada
rapat evaluasi bersama seluruh Sekretaris SKPD dan Kepala Bagian Sekretariat
Daerah, Senin (5/10/2015) malam.
Rapat yang
langsung dipimpin Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie dilaksanakan
di salah satu ruang pertemuan kediaman kediaman resmi Bupati Bengkalis Wisma
Daerah Sri Mahkota Jalan Antara Bengkalis.
Sementara itu,
ketika memberikan arahan sebelum menutup rapat, Ahmad Syah mengingatkan bahwa
hari kerja efektif tahun 2015 ini tinggal sekitar 58 hari lagi. Karena itu,
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masayrakat Pemerintah Provinsi Riau ini
minta masing-masing SKPD terus melakukan upaya percepatan penyerapan anggaran.
"Khususnya SKPD
yang serapan anggarannya termasuk dalam zona merah alias masih rendah. Walau demikian,
upaya percepatan dimaksud tetap harus dilakukan dengan berpegang teguh pada
prinsip, cepat, tepat dan selamat. Tetap dalam koridor dan tidak boleh
melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan," pesan Ahmad Syah,
sebagaimana selalu disampaikannya saat memimpin rapat serupa.
Selain Sekretaris
Daerah H Burhanuddin dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Heri Indra
Putra, sejumlah kepala SKPD sengaja diundang untuk ikut mendampingi Ahmad Syah
dalam rapat yang berlangsung sekitar tiga jam tersebut.
Adapun kepala SKPD
yang khusus diundang Pj Bupati Bengkalis untuk hadir tersebut Kepala Badan
Perencanaan Pembangunan Daerah H Jondi Indra Bustian, Inspektur H Mukhlis dan
Kepala Kepegawaian Daerah Erinasrizal.
Untuk diketahui,
rapat yang digelar Senin (5/10/2015) malam kemarin itu, merupakan rapat
evaluasi kegiatan yang keempat kalinya dilaksanakan dan langsung dipimpin Ahmad
Syah pasca dilantik 5 Agustus 2015 lalu atau 2 bulan sejak resmi menjadi
Penjabat Bupati Bengkalis. (Bku)