
Pj Bupati H Ahmad Syah Harrofie berbincang dengan anggota Komisi B DPRD Riau usai pertemuan di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Bengkalis Rabu (7/10/2015).
Pj Bupati H Ahmad Syah Harrofie berbincang dengan anggota Komisi B DPRD Riau usai pertemuan di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Bengkalis Rabu (7/10/2015).
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Ketua Komisi B DPRD Riau H Marwan Yohanis bersama 5 anggota Komisi B lainnya,
yaitu H Said Ismail, M Syamsurizal, Karmilasari, Mira Roza dan Firdaus, Rabu
(7/10/2015), berkunjung insendentil ke Kabupaten Bengkalis. Kedatangan Komisi
DPRD Riau yang membidangi perekonomian, perkebunan
dan kehutanan itu, langsung disambut Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah
Harrofie.
Selain Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Heri Indra
Putra, sejumlah pejabat di Pemkab Bengkalis ikut mendampingi Ahmad Syah dalam
pertemuan dengan Komisi B DPRD Riau di ruang rapat lantai II Kantor Bupati
Bengkalis tersebut, diantaranya Kepala Bappeda H Jondi Indra Bustrian.
Kemudian Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Pembangunan dan Teknologi
Informasi H Zulfan Herri, Kadis Perkebunan dan Kehutanan H Herman Mahmud, Kadis
Pertanian dan Peternakan H Arianto serta Kadis Perikanan dan Kelautan H Amril
Fakhri.
Marwan
Yohanis mengatakan, selain meninjau dan mendengar laporan pembangunan yang
bersumber dari dana APBD Provinsi Riau, yaitu untuk menjemput aspirasi yang
telah di program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis untuk Pemerintah
Provinsi Riau. Khususnya yang telah disampaikan melalui Musrenbang (Musyawarah
Perencanaan Pembangunan).
"Kami
sengaja jemput bola ke Kabupaten Bengkalis agar diperoleh data yang kongkrit
sehingga dalam memperjuangkannya nanti menjadi lebih mudah. Tentunya, data atau
aspirasi tersebut bukan keinginan, tapi memang benar-benar kebutuhan," ujar
Marwan kepada wartawan usai pertemuan.
Masih
kata Marwan, kalau data dan aspirasi tersebut memang menjadi kebutuhan
masyarakat, Komisi B akan memperjuangkannya semaksimal mungkin. Akan segera
dibicarakan dengan jajaran eksekutif di Pemprov Riau, sehingga dapat
dianggarkan dalam APBD Provinsi Riau.
Marwan
juga menjelaskan, kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini merupakan
kabupaten/kota yang ke-11 yang dikunjungi Komisi B pasca dilantik sebagai
wakil rakyat di DPRD Provinsi Riau. Sebelum ke Bengkalis, imbuh Marwan, mereka
terlebih dahulu melakukan hal serupa di Kabupaten Rokan Hilir.
Sementara
itu, sesuai tugas yang dibidang Komisi B, dalam pertemuan yang berlangsung
sekitar 3,5 jam tersebut, Pemkab Bengkalis berharap berbagai usulan yang sudah
disampaikan dalam Musresbang, dapat direralisasikan dalam APBD Provinsi Riau
tahun 2015.
"Kita
berharap, melalui pertemuan ini usulan-usalan yang sudah kita sampaikan untuk
dapat dialokasikan dalam APBD Provinsi Riau tahun 2016, dapat diperjuangkan,"
ujar Ahmad Syah, seraya memberikan apresiasi atas pola kerja jemput bola secara
insidentil yang dilakukan Komisi B DPRD Riau tersebut.
Sesuai
bidang tugas Komisi B, adapun usulan dimaksud diantaranya bantuan Alsintan
(alat dan mesin pertanian), serta peningkatan produksi di bidang perikatan
seperti keramba beserta teknologi pendudkungnnya untuk nelayan. (Bku)