Ilustrasi.
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis, Arman AA
mengutarakan setidaknya terdapat 4 titik di Desa Sungai Linau, Kecamatan
Siak Kecil Kabupaten Bengkalis. Keempat titik api tersebut sedang
proses penangan petugas pemadam.
''Berdasarkan
komunikasi dengan Kepala BPBD Damkar, di Sungai Linau ada 4 titik api
yang sampai saat ini masih belum padam dan sangat luas,'' ujarnya, Senin
(19/10/2015).
Kendala yang dihadapi saat proses pemadaman yang
dilakukan Damkar, TNI dan Polri, sebut Arman, akses jalan ke titik api.
Dari tepian jalan ke titik api jaraknya mencapai 10 KM.
"Masuk
kedalam pakai roda 4 hanya bisa 5 KM, yang 5 KM lagi jalan kaki.
Sedangkan embung air milik Pemkab Bengkalis jaraknya juga 10 KM dari
titik api. Dari info BPBD Damkar, katanya, minta bantu diupayakan
waterbombing dari BPBD Provinsi," jelasnya.
Udara Berbahaya
Sementara
itu, kabut asap masih menyelimuti Kabupaten Bengkalis sejak 2 hari
belakangan ini. Kondisi seperti ini membuat udara dalam kategori tidak
sehat.
Seperti disampaikan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH)
Kabupaten Bengkalis Arman AA, berdasar catatan ISPU yang ada di Chevron
Duri tercatat Duri Field =f 349 Psi, Duri Camp = 459 Psi.
"Khusus
untu pulau Bengkalis masih kategori tidak sehat. Sementara di Mandau
isecara menyeluruh sudah berbahaya. Dan kita sudah koordinasikan agar
sekolah diliburkan," ujar Arman.
Mantan Kadishubminfo Kabupaten
Bengkalis menyampaikan, mayoritas asap yang menyelimut Kabupaten
Bengkalis merupakan asap kiriman kendati di Siak Kecil tepatnya di
Sungai Linau ada bertumpuk 4 titik api.
"Kita masih tetap
mengimbau agar masyarakat Kabupaten Bengkalis melakukan aktivitas di
luar rumah dengan menggunakan masker dan banyak minum air putih,"
pungkas Arman. (Bku)