
Pekanbaru, Beritaklik.Com - Membangun
dimensi baru pada sistem birokrasi pemerintahan Selama ini Pemerintah Provinsi Riau
Menurut Gubri selama ini menerapkan sistem dan proses kerja yang dilandaskan pada
tatanan birokrasi yang kaku. Sistem dan proses kerja semacam itu tidak mungkin
menjawab perubahan yang kompleks dan dinamis, dan perlu ditanggapi secara
cepat," karena itu di masa mendatang Pemerintah Provinsi Riau harus
mengembangkan sistem dan proses kerja yang lebih lentur (flexible) untuk memfasilitasi
berbagai bentuk interaksi yang kompleks antar instansinya dengan melibatkan
masyarakat dan dunia usaha." Tuturnya.
Hal tersebut dapat dilaksanakan dengan melakukan langkah
-langkah berikut: Memperpendek lini pengambilan keputusan dan memperluas
rentang kendali Sistem manajemen pemerintah selama ini merupakan sistem hierarki
kewenangan dan komando sektoral yang mengerucut dan panjang untuk memuaskan kebutuhan
masyarakat yang semakin beraneka ragam di masa mendatang harus dikembangkan sistem
manajemen modern dengan organisasi berjaringan sehingga dapat memperpendek lini pengambilan keputusan serta
memperluas rentang kendali.
" Melonggarkan sekat dengan dunia usaha Pemerintah
Provinsi Riau juga harus melonggarkan dinding pemisah yang membatasi interaksi dengan
sektor swasta dimana unit kerjanya harus lebih terbuka untuk membentuk kemitraan
dengan dunia usaha (public-privat e partnership)," tukasnya.
Gubri juga menuturkan bahwa pemerintah harus mampu
Memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk meningkatkan kemampuan
mengolah, mengelola, menyalurkan dan mendistribusikan informasi serta pelayanan
publik. Dengan demikian Pemerintah Provinsi Riau harus segera melaksanakan proses
transformasi menuju E-Government ," Melalui proses transformasi tersebut, pemerintah
dapat mendayagunakan pemanfaatan kemajuan teknologi informasi untuk menghilangkan
sekat- sekat organisasi birokrasi serta membentuk jaringan sistem
manajemen," sebut Gubri. (Adv)