Riau Siapkan SSQ II Menjadi Embarkasi Haji

Kamis, 03 Desember 2015

PEKANBARU, Beritaklik.Com - SITUASI, kondisi dan perkembangan dunia modern di era globalisasi sekarang ini memang menuntut aparatur pemerintah khususnya Kementerian Agama (Kemenag) sebagai penyelenggara pemerintahan di bidang agama untuk mampu melayani masyarakat sebaik mungkin. Oleh karena itu, segala bentuk permasalahan, hambatan, tantangan, ancaman dan gangguan harus bisa diatasi dan dicarikan solusi pemecahannya.

Isu-isu yang berkaitan dengan pembangunan agama harus bisa diidentifikasi semenjak dini agar ke depan bisa diambil langkah-langkah antisipasi yang tepat dan efektif. Peningkatan pelayanan menjadi persoalan yang terus dilakukan Kemenag. Seperti peningkatan pelayanan dalam hal haji. Dan salah satu upaya peningkatan pelayanan itu dilakukan Pemerintah Provinsi Riau melalui Kanwil Kemenag dengan membangun embarkasi haji.

Keinginan Provinsi Riau untuk memiliki embarkasi haji adalah hal yang wajar, sebagaimana provinsi lainnya di Tanah Air dalam rangka lebih memaksimalkan pelayanan haji bagi masyarakat. Keinginan itu diharapkan bisa terwujud tahun 2015 mendatang. Berbagai sarana infrastruktur dan sarana pendukung telah dipersiapkan dengan matang. Di antaranya, pembangunan Asrama Haji Riau di Jalan Citra, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru serta telah berfungsinya Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Drs H Tarmizi Tohor dalam suatu kesempatan mengatakan, pembuatan embarkasi haji di Pekanbaru sangat beralasan untuk meningkatkan pelayanan dalam ibadah haji karena bisa mengurangi kelelahan bagi jamaah calon haji asal Riau. Selain itu, penerapan embarkasi haji baru juga untuk mengantisipasi terus meningkatnya keinginan ummat Islam untuk beribadah setiap tahunnya.

"Jika nantinya Riau bisa memiliki embarkasi haji sendiri, maka banyak keuntungan bisa didapat masyarakat, khususnya jamaah dan keluarga jamaah haji. Ongkos haji akan lebih murah dan proses keberangkatan dan pemulangan bisa lebih singkat," ujarnya.

Peranan keagamaan dalam pembangunan memang harus terus ditingkatkan seiring dengan program Kemenag yang sejauh ini masih memainkan peranan strategis dalam empat hal yaitu peningkatan pemahaman dan pengamalan agama, pembinaan kerukunan antar umat beragama, peningkatan pendidikan agama dan pendidikan keagamaan serta mengawal akhlak dan moral bangsa. (Adv)