
PEKANBARU, Beritaklik.Com - SITUASI, kondisi dan perkembangan
dunia modern di era globalisasi sekarang ini memang menuntut aparatur
pemerintah khususnya Kementerian Agama (Kemenag) sebagai penyelenggara pemerintahan
di bidang agama untuk mampu melayani masyarakat sebaik mungkin. Oleh karena
itu, segala bentuk permasalahan, hambatan, tantangan, ancaman dan gangguan
harus bisa diatasi dan dicarikan solusi pemecahannya.
Isu-isu yang berkaitan dengan pembangunan agama harus bisa
diidentifikasi semenjak dini agar ke depan bisa diambil langkah-langkah
antisipasi yang tepat dan efektif. Peningkatan pelayanan menjadi persoalan yang
terus dilakukan Kemenag. Seperti peningkatan pelayanan dalam hal haji. Dan
salah satu upaya peningkatan pelayanan itu dilakukan Pemerintah Provinsi Riau
melalui Kanwil Kemenag dengan membangun embarkasi haji.
Keinginan Provinsi Riau untuk memiliki embarkasi haji adalah
hal yang wajar, sebagaimana provinsi lainnya di Tanah Air dalam rangka lebih
memaksimalkan pelayanan haji bagi masyarakat. Keinginan itu diharapkan bisa
terwujud tahun 2015 mendatang. Berbagai sarana infrastruktur dan sarana
pendukung telah dipersiapkan dengan matang. Di antaranya, pembangunan Asrama
Haji Riau di Jalan Citra, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru serta telah
berfungsinya Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Drs H Tarmizi Tohor
dalam suatu kesempatan mengatakan, pembuatan embarkasi haji di Pekanbaru sangat
beralasan untuk meningkatkan pelayanan dalam ibadah haji karena bisa mengurangi
kelelahan bagi jamaah calon haji asal Riau. Selain itu, penerapan embarkasi
haji baru juga untuk mengantisipasi terus meningkatnya keinginan ummat Islam
untuk beribadah setiap tahunnya.
"Jika nantinya Riau bisa memiliki embarkasi haji
sendiri, maka banyak keuntungan bisa didapat masyarakat, khususnya jamaah dan
keluarga jamaah haji. Ongkos haji akan lebih murah dan proses keberangkatan dan
pemulangan bisa lebih singkat," ujarnya.
Peranan keagamaan dalam pembangunan memang harus terus
ditingkatkan seiring dengan program Kemenag yang sejauh ini masih memainkan
peranan strategis dalam empat hal yaitu peningkatan pemahaman dan pengamalan
agama, pembinaan kerukunan antar umat beragama, peningkatan pendidikan agama
dan pendidikan keagamaan serta mengawal akhlak dan moral bangsa. (Adv)