
Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie bersama Kapolres AKBP A Supriyadi dan jajarannya usai mengikuti Istiqhosah dalam rangka mensukseskan Pilkada Damai Kabupaten Bengkalis di masjid Istiqomah, Minggu (6/12/2015).
Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie bersama Kapolres AKBP A Supriyadi dan jajarannya usai mengikuti Istiqhosah dalam rangka mensukseskan Pilkada Damai Kabupaten Bengkalis di masjid Istiqomah, Minggu (6/12/2015).
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Pemilihan Bupati
dan Wakil Bupati Bengkalis Tahun 2015, tinggal dalam hitungan jam. Setelah masa
kampanye selama 101 hari, terhitung Minggu (6/12/2015) sampai saat pencoblosan
pada 9 Desember mendatang, merupakan masa tenang.
Meskipun
demikian, Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie tetap meminta
warganya untuk lebih waspada. Tidak usah terpengaruh dengan adanya upaya-upaya black
campaign (kampanye hitam) menjelang hari pelaksanaan pemungutan suara.
Hal ini
dijelaskan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemerintah
Provinsi Riau ini, karena saat ini ada laporan di sejumlah kecamatan seperti
Siak Kecil, Bantan dan Pinggir terindikasi adanya upaya-upaya black campaign
yang dilakukan orang-orang yang tidak bertanggungjawab.
"Tadi siang
kita menerima laporan adanya upaya-upaya black campaign yang dilakukan
kelompok tertentu melalui selebaran. Karena itu kita minta seluruh lapisan
masyarakat agar tidak terpengaruh oleh hal tersebut," ujar Ahmad Syah, Minggu petang
(6/12/2015) di Bengkalis.
Dibagian
lain, dia mengatakan sudah melakukan koordinasi serta meminta bantuan aparat
keamanan untuk menyelidiki dan menangkap pelaku black campaign."Siapapun
pelakunya, kita sudah minta bantuan aparat penegak hukum memprosesnya sesuai
ketentuan peraturan perundang-undangan. Karena tindakan tersebut jelas
mencederai demokrasi," ujarnya.
Sedangkan
kepada warganya Ahmad Syah minta agar segera melaporkan kepada aparat keamanan
bila mengetahui adanya pihak-pihak yang melakukan black campaign
tersebut. (Bku)