Plt Gubri Diminta Perhatikan Sektor Pertanian

Ahad, 13 Desember 2015

Pekanbaru, Beritaklik.Com - Firdaus Daulay, selaku Kepala Desa Menaming, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu meminta Plt Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman membantu dana untuk peningkatan sektor pertanian di desanya.

Kepada Andi, sapaan Plt Gubri, Firdaus mengungkapkan lahan pertanian di desanya cukup luas. Namun, baru sekitar 75 persen lahan yang diolah warganya menjadi lahan persawahan. Selebihnya, masih ada lahan tidur, karena belum adanya jaringan irigasi. Masih di desa ini, diakuinya, lahan perkebunan karet dan kelapa sawit juga cukup besar. Namun, sejak anjloknya harga karet, hal itu menyebabkan ekonomi warga Menaming terpuruk untuk saat ini.

"Warga juga minta agar dibangun jalan di tengah persawahan, sehingga memudahkan mereka ke sawah," sampai Firdaus kepada Plt Gubri disambut tepuk tangan warga.

Selain peningkatan sektor pertanian, Kades dua periode ini juga mengharapkan Pemprov Riau bangun sekira 3,5 kilometer jaringan irigasi di desanya. Irigasi dibutuhkan untuk mendukung pasokan air di sawah petani setempat.

Selain itu, Firdaus mengatakan Masjid Istiqomah di desanya terbilang tua dan penuh sejarah. Masjid ini pernah dikunjungi Gubernur Sumatera Barat yang saat itu dia harus jalan kaki dari Kota Pasirpangaraian dan kedua, Plt Gubri Arsyadjuliandi Rachmad yang mengunjungi masjid tua di desanya.

Sementara itu, Plt Gubri Asyadjuliandi Rachman mengaku saat ini Provinsi Riau masih kekurangan sekira 326 ribu ton beras. Dalam memenuhi kebutuhan, pasokan beras dibantu dari Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan dari pulau Jawa. "Namun, jika desa ini bisa mengembangkan sawah, tentu akan mengurangi kekurangan beras, apalagi jumlah penduduk terus bertambah," kata Andi.

Pengembangan perkebunan di pedesaan telah membuka peluang kerja bagi masyarakat yang mampu untuk menerima peluang tersebut.

Dengan adanya perusahaan perkebunan, mata pencaharian masyarakat tempatan tidak lagi terbatas pada sektor primer dalam memenuhi kebutuhan keluarganya, tetapi telah memperluas ruang gerak usahanya pada sektor tertier. Bermacam sumber pendapatan yang memberikan andil yaitu pedagang (dagang barang-barang harian, dagang karet, tiket angkutan dan penjual es), pegawai (guru, pemerintahan desa), industri rumah tangga (industri tahu, roti, dan percetakan genteng), buruh kasar, nelayan, pencari kayu di hutan dan tukang kayu. (adv)