Ketua KPU Bengkalis, Defitri Akbar.
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Pelaksanaan Pilkada Serentak 2015 di Kabupaten Bengkalis secara umum berjalan
aman dan lancar. Sementara data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), partisipasi
masyarakat yang menyalurkan hak suaranya pada Pilkada serentak 2015 ini hanya
sekitar 61%.
Seperti disampaikan Ketua KPU Bengkalis, Defitri Akbar, hingga saat ini ketiga pasangan
calon masih menerima hasil suara yang telah diumumkan di setiap TPS di
Kabupaten Bengkalis dan tanpa ada gugatan yang masuk di KPU.
"Kalau
dari cermatan yang kita lakukan, pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Bengkalis
aman dan terkendali. Kendati partisipasi masyarakat yang menyalurkan hak pilih
hanya 61%, tapi hingga lima hari ini setelah pencoblosan, situasinya tidak ada
gejolak di kalangan masyarakat," ujar Defitri kepada wartawan, Senin
(14/12/15).
Artinya , dari
jumlah pemilih Kabupaten Bengkalis
sebesar 371.002 yang menggunakan hak pilihnya
hanya 226.331 atau sebanyak 144.671 yang tidak menggunakan hak pilihnya.
Dedek juga menjelaskan, surat suara yang rusak tidak sampai 4.000 surat
suara, hanya 614 surat suara dan telah dimusnahkan 7 Desember lalu atau dua
hari sebelum hari 'H' pencoblosan tanggal 9 Desember 2015 di halaman Kantor KPU
Bengkalis disaksikan pihak Kepolisian dan Panwaslu.
Seperti disampaikan Ketua KPU Bengkalis, Defitri
Akbar, kalau sebelumnya kabar beredar di kalangan masyarakat, surat suara yang
rusak mencapai 4.000 itu tidak benar. Sebenarnya hanya 614 dan itu telah
dimusnahkan.
"Itu
salah informasi, surat suara yang rusak bukan 4.000 lembar, tapi hanya 614 dan
sudah dimusnahkan 7 Desember kemarin," terang pria yang akrabnya dengan
panggilan Dedek ini, Senin (14/12/15).
Terkait rapat
pleno penetapan hasil Pilkada, Dedek menjelaskan tidak ada halangan tetap
sesuai agenda sebelumnya, yakni tanggal 17 Desember 2015 di Gedung Cik Puan Jalan
Hang Tuah.
"Rencana awal, rapat pleno yang akan kita gelar
17 Desember nanti dilaksanakan di Gedung LAMR Bengkalis sekaligus mengambil
nuansa Melayu. Namun karena fasilitas di Gedung LAMR belum lengkap, maka akan kita
gelar di Gedung Cik Puan," ujar Ketua KPU. (Bku)