
Rapat pleno rekapitulasi pemulihan bupati dan wakil Bupati Bengkalis yang ditaja KPU di Gedung Cik Puan, Kamis (17/12/2015).
Rapat pleno rekapitulasi pemulihan bupati dan wakil Bupati Bengkalis yang ditaja KPU di Gedung Cik Puan, Kamis (17/12/2015).
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis menggelar
rapat pleno Rekapitulasi Hasil Perhitungan Perolehan Suara dan Hasil
Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis Tingkat Kabupaten Bengkalis
di gedung Cikpuan Jalan Hangtuah Bengkalis, Kamis (17/12/2015).
Rapat
pleno yang dipimpin Ketua KPU Defitri Akbar, paslon nomor urut 1, Amril
Mukminim- Muhammad keluar sebagai pemenang Pilkada Bengkalis dengan
perolehan 99. 213 suara Di posisi suara kedua ditempati paslon nomor
urut 3 Sulaiman Zakaria- Noor Charis Putra dengan perolehan 59.097
suara. Disusul paslon nomor urut 2 Herliyan Saleh- Riza Pahlefi dengan
perolehan 58,.61 Suara.
Jumlah suara sah 217,171 suara dan tidak
sah 6,352 suara serta keseluruhan total suara 223,523 suara dengan
partisipasi pemilih 60,25 persen.
Rapat pleno dihadiri Penjabat
Bupati Bengkalis Ahmad Syah Harrofie, Sekda H Burhanuddin Kapolres
Bengkalis AKBP Aloysius Supriyadi, Kasdim, Kasi Intel Kejari Rully dan
Kepala Pengadilan Agama Bengkalis. Pleno juga dihadiri saksi dari 3
paslon dan Panwas Kabupaten Bengkalis. Rapat pleno yang dimulai sekitar
pukul 09.00 WIB dijaga ketat Polisi dan TNI.
Dukungan Rakyat
Dengan
telah berakhirnya rapat pleno KPU Bengkalis yang secara resmi
menetapkan pasangan AM-Mantap sebagai pemenang pilkada Bengkalis, calon
bupati terpilih Amril mukhminin ketika dihubungi mengaku bersyukur atas
jalannya pesta demokrasi di Kabupaten Bengkalis yang berlangsung aman,
tertib dan penuh semangat kekeluargaan.
Menurutnya,
dengan telah ditetapkan dirinya bersama Muhammad sebagai cawabup
terpilih karena dukungan rakyat dan ia mengajak seluruh elemen
masyarakat untuk kembali bersatu, menyatukan langkah untuk Negeri
Junjungan yang lebih baik kedepannya. Perbedaan pandangan pada proses
demokrasi yang terjadi kemarin dipandangnya adalah sebuah dinamika
politik yang sangat wajar terjadi.
"Dengan telah
berakhirnya rapat pleno KPU, kita mensyukuri hasil yang diperoleh. Apa
yangs elama ini menjadi perbedaan, itulah dinamika dalam berdemokrasi
serta proses pendewasaan bagi sleuruh lapisan amsyarakat. Untuk itu saya
mengajak semua elemen masyarakat kembali bersatu dan bekerja untuk
kemajuan Bengkalis kedepan,"ungkap Amril via seluler.
Ditanya
mengenai bakal dilakukan pelantikan serentak terhadap seluruh pasangan
calon pemenang pilkada di Indonesia, Amril mengaku belum mengetahui
persis bagaimana petunjuk pelaksanaan dan tekhnisnya dari Menteri Dalam
Negeri. Karena untuk kabupaten Bengkalis sendiri bersama dengan
kabupaten Indragiri Hulu, Kepulauan Meranti dan Kota Dumai masa jabatan
kepala daerah definitif sudah berakhir pada pertengahan tahun 2015 lalu.
"Nanti
kita coba cross ceck kembali soal instruksi Mendagri tersebut. Karena
untuk Kabupaten Bengkalis bersama tiga kabupaten dan kota di Riau masa
jabatan kepala daerahnya justru sudah berakhir sejak pertengahan tahun
2015. Kecuali Kabupaten Siak, Pelalawan, Rokan Hilir, Rokan Hulu dan
Kuantan Singingi baru berakhir tahun 2016,"sambung Amril politisi Partai
Golkar tersebut. (Bku)