
SUNGAIPAKNING, Beritaklik.Com - Dalam menyambut tahun baru 2016 Masehi, Sanggar Seni Genyah Sungai Pakning
akan melaksanakan malam Pergelaran Seni dan Budaya anak Melayu. Demikian
disampaikan Ketua Panitia Malam Pergelaran Seni Budaya Anak Melayu, Mustafa,
Senin (29/12/2015).
"Kita sudah berkoordinasi dengan KNPI Bukit Batu sebagai induk organisasi
kepemudaan, kemudian PPM, LAMR dan berbagai pihak lainnya untuk bersama-sama
menggelar malam Seni dan Budaya anak melayu Sungai Pakning untuk menyambut
tahun baru 2016," ujar Mustafa.
Dikatakan Mustafa, agenda tersebut akan diselenggarakan di Halaman Kantor
Terpadu atau Halaman Sekretaria LAMR Kecamatan Bukit Batu. "Agenda malam
seni budaya akan diisi dengan berbagai atraksi seni, mulai dari tari, musik,
drama, penampilan group band dan sebagainya. Ini merupakan kegiatan positif
generasi muda dalam menyalurkan bakat-bakat seninya," imbuh Mustafa.
Dari Sanggar Seni Genyah sendiri, kata Mustafa akan menampilakn berbagai
atraksi seperti tari dan juga musik kolaborasi melayu - arab. Sedangkan
penampilan Group Band akan diisi oleh Komunitas Musisi Muda Riau Pesisir
(KMMRP) Sungai Pakning.
Terpisah Sekjend KMMRP Yahya Sofian membenarkan pihaknya berkoordinasi dengan
Sanggar Genyah untuk mengisi acara seni malam tahun baru di Sungai Pakning. "Dari
pada membuat acara yang tidak-tidak, lebih baik kita berpartisipasi mengisi
acara malam seni budaya menyambut tahun baru bersama anak-anak Sanggar Seni,
kita akan mengutus beberapa group band pada malam itu," sebut Yahya.
Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Kecamatan Bukit Batu, Muliady Salim juga
menyambut hangat kegiatan tersebut, demi menyalurkan bakat Seni anak muda
Sungai Pakning.
"Kita PPM Bukit Batu bersama KNPI Bukit Batu, sudah
berkomitmen untuk mendukung kegiatan seni yang akan diselenggarakan Sanggar
Genyah, dalam rangka menyambut tahun baru 2016. Selain memberikan dukungan
moril kita juga akan membantu secara materil. Untuk itu kita meminta kepedulian
semua pihak dalam mengembangkan bakat Seni Budaya Melayu bagi generasi muda di
Sungai Pakning ini," tutur Muliady Salim. (Bku)