Antrean kendaraan yang hendak menyeberang di pelabuhan Roro Bengkalis.
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Memasuki
awal tahun baru 2016, antrean panjang masih mewarnai pelabuhan penyeberangan
roro di Bengkalis dan Sei Pakning. Hujan lebat yang turun sejak tadi malam
tidak menyurutkan langkah para pemilik kendaraan roda empat untuk antre.
Pantauan di
pelabuhan roro Desa Air Putih Bengkalis, Jumat (1/1/2015), antrean kendaraan
sudah ada sebelum loket pembelian tiket dibuka. Di tengah kondisi hujan lebat,
satu per satu mobil berdatangan dan membuat antrean bertambah panjang. Kecuali
kendaraan roda yang tampak sepi.
Seperti
kejadian antrean panjang pada umumnya, masih ada saja pemilik kendaraan roda
empat yang menerobos antrean dengan modus memparkirkan kendaraan di lokasi
antri bagian dalam. Selanjutnya, kerja sama dengan oknum petugas lapangan,
mobil ini akan masuk ke kapal feri penyeberangan.
Pemandangan
aneh juga terlihat dimana posko pengamanan natal dan tahun baru terlihat kosong
sementara hari sudah menunjukkan pukul 8.30 WIB.
Terpisah,
Kepala Dishubkominfo Bengkalis, H Jaafar Arief saat dihubungi membenarkan
tentang masih terjadinya antrian di pelabuhan roro. "Sebagian besar mobil
yang antri ini adalah mobil luar yang akan balik ke daerahnya
masing-masing," ujar Jaafar.
Terkait
dengan adanya pemilik kendaraan yang menerobos antrian, Jaafar mengatakan
petugas di lapangan memang kewalahan mengatur begitu banyaknya kendaraan yang
keluar masuk. Dirinya memang sudah mengingatkan agar petugas di lapangan
mengunci gembok pintu pagar tempat lewatnya mobil-mobil yang tiba di
tujuan. Gembok tersebut baru dibuka kalau mobil dari luar (kapal roro) masuk.
Namun, ternyata ada juga yang lolos dengan berbagai alasan.
"Macam-macam
alasannya, ada yang ngaku inilah ngaku itulah dan petugas kita merasa sulit
untuk menolak. Tapi jumlah mobil yang lolos ini masih bisa kita
minimalisir," kata Jaafar.
Saat ditanya
posko pengamanan natal dan tahun baru, menurut pria yang baru saja meraih
penghargaan WTN ini, sesuai jadwal baru akan berakhir tanggal 2 Januari. "Jadi tanggal satu ini masih
beroperasi," jelas Jaafar. (Bku)