
Ilustrasi.
Ilustrasi.
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Pengeboran sumur di halaman Musala
Nurul Yakin, Desa Bantan Sari Kecamatan Bantan dihentikan masyarakat karena
mengeluarkan gas, Senin (4/1/2016).
''Setelah pekerja
sumur bor melakukan pengeboran sedalam 20 meter air sudah mulai keluar. Namun
bersamaan dengan itu juga tercium seperti bau gas dari air yang keluar,''
terang Irawan, warga Bantan Sari kepada wartawan, Senin (4/1/2016) malam.
Menurut
Irawan, karena merasa aneh pekerja menghentikan pengeboran sumur. Mereka juga
mencabut kembali pipa yang sudah ditanam sebanyak delapan pipa.
Karena
merasa penasaran dan ingin membuktikan bau yang tercium keluar dari sumur bor
memang gas, ia dan seorang kawannya mencoba untuk membakar lubang sumur.
''Awalnya
saya ingin langsung bakar lubang sumur tapi dilarang teman saya. Dia suruh
tutup lubang dengan ember dan pasang selang baru dikasih corong bekas kubah
musholla yang lama,'' terangnya.
Jelasnya,
setelah melakukan apa yang disarankan temannya ternyata benar saat dibakar
memang api hidup dan sampai sekarang tak bisa padam. ''Tak lama setelah itu
masyarakat mulai ramai datang untuk melihat api dari gas tersebut,'' terangnya.
Sterilkan
Lokasi
Kapolsek
Bantan Kabupaten Bengkalis AKP Ermanto membenarkan adanya pengeboran sumur bor
di halaman Musholla Nurul Yakin Desa Bantan Sari kecamatan Bantan mengeluarkan
gas.
AKP Ermanto
menjelaskan, saat ini lokasi sumur bor yang mengeluarkan gas sudah di sterilkan
dengan memasang police line untuk mengantisipasi adanya hal- hal yang tidak di
ingini terjadi.
''Kita sudah
memasang police line, sudah kita sterilkan lokasi tersebut, kata Kapolsek,
Selasa (5/1/2016).
''Selain
itu, masyarakat juga kita minta tidak mendekat lokasi, karena dikhawatirkan
adanya gas beracun,'' pungkasnya menambahkan.
Sebelumnya,
Senin siang (4/1/2016), petugas pengeboran sumur bor melakukan pengeboran sumur
belum selesai di bor, tiba- tiba mengeluarkan gas dan petugas terpaksa menghentikan
aktivitas pengeboran.