
BENGKALIS.APBD Kabupaten Bengkalis 2013 yang telah disahkan sebesar Rp4,7 triliun saat ini masih proses verifikasi oleh Pemerintah Provinsi Riau. Ada beberapa hal yang menjadi catatan tim verifikasi provinsi yang mesti ditindaklanjuti dan diperbaiki oleh Pemkab.
“APBD masih diverifikasi oleh tim provinsi. Jumat besok (kemarin, red) saya kembali diminta untuk hadir oleh tim verifikasi provinsi,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, H Asmaran Hasan ketika ditanya soal APBD 2013, Rabu (27/2).
Dipaparkan Sekda, pada sejumlah anggaran yang tertera dalam APBD 2013 yang telah dilakukan diverifikasi, ada beberapa pos anggaran yang mesti diubah penempatannya. Misalnya untuk pengadaan mobil dinas dan komputer, tidak boleh dianggarkan di masing-masing SKPD seperti tahun sebelumnya. Tapi harus melalui bagian yang telah ditentukan, Bagian Perlengkapan.
Demikian juga bantuan hibah untuk PKK, Dharma Wanita dan sejenisnya, tidak boleh lagi dianggarkan langsung ke organisasi bersangkutan. Tapi kegiatannya harus dititipkan melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berenca.
“Tim Verifikasi minta kita memperbaikinya karena ini merupakan aturan dari Kementerian Dalam Negeri,” ujar Sekda.
Dengan belum selesainya proses verifikasi oleh provinsi, tegas Sekda, maka APBD 2013 belum bisa digunakan. Termasuk untuk perjalanan dinas yang sifatnya tidak urgen seperti konsultasi dan sebagainya. “Kalau sifatnya mendesak, boleh. Tapi kalau sebatas konsultasi atau sejenisnya, tidak boleh karena sifatnya tidak urgen dan masih bisa ditunda di waktu yang lain,” ujar Sekda seraya mengingatkan seluruh SKPD agar berhati-hati dalam pengunaan dana SPPD.(bku).