Pasir Pengaraian,
Beritaklik.Com - Sehubung akan dibukanya layanan penerbangan komersil
dari Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian menuju Bandara Internasional Hang
Nadim Batam, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu akan menyiapkan tiga konsep wisata
yang dikembangkan di Rokan Hulu.
Sehingga para wisatawan dari luar Provinsi Riau akan memilih untuk berakhir
pekannya di daerah yang dikenal dengan julukan negeri seribu suluk.
Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi, Kamis (21/1/2016) menyebutkan, tiga konsep
wisata yang akan dibenahi dan dikembangkan Pemkab Rohul untuk menarik wisatawan
atau masyarakat luar Riau berkunjung ke Rohul.
Diantara wisata alam seperti Air Panas, Cipogas yang panorama, pemandangan dan
suasananya tidak kalah dengan objek wisata di daerah lain yang berlatar
belakang Bukit Barisan di Kecamatan Rambah, Air Terjun Aek Martua di Kecamatan
Bangun Purba.
Kemudian wisata sejarah yakni Benteng Tujuh Lapis Tambusai, objek wisata tempat
kelahiran tokoh tarekat Naksabandiyah Syekh Abdul Wahab Rokan di Desa Rantau
Binuang Sakti Kecamatan Kepenuhan, Legendari Negeri Batu di Kecamatan Rambah
Hilir.
Ketiga Wisata Religius, karena Rokan Hulu banyak situs-situs yang berbasis
keagamaan di daerah ini."Tiga konsep wisata ini yang akan kita kembangkan. Ini
merupakan sumber kehidupan baru, sumber lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat
Rohul kedepan seiring dibukanya jalur penerbangan komersil
Pasirpengaraian-Batam setiap Hari Jumat pukul 14.00 Wib dan rute penerbangan
Batam-Pasir Pengaraian setiap Ahad pukul 14.00 Wib," ujarnya.
Dia berharap masyarakat Rohul maupun luar Rokan Hulu dapat memamfaatkan layanan
transportasi udara ini untuk berakhir pekan atau melakukan bisnis
usahanya.Karena biaya tiket sekali terbang dari Pasirpengaraian-Batam atau
sebaliknya Batam-pasir Pengaraian sekitar Rp480 ribu per orang dengan
menggunakan Pesawat Susi Air dengan jumlah 20 seat.
Dikaitkan dengan penerapan MEA 2016, lanjutnya, ini salah satu peluang bagi
pemerintah daerah untuk mengembangkan industri jasa dan industri wisata di
Rokan Hulu.
"Jadi Industri yang tak pernah bangkrut yaitu industri bidang pariwisata,
semakin banyak orang kaya, ekonomi yang baik, semakin banyak untuk
berpariwisata ke daerah ini.Konsep wisata yang akan dibenahi dan dikembangkan
pemerintah daerah, mudah-mudahan wisata ini memberikan pencerahan kepada
masyarakat Rohul,"jelasnya.
Perhatian pemerintah dalam mengembangkan Bandara Tuanku Tambusai, katanya,
bandara merupakan salah satu sarana trasportasi yang cepat dan aman untuk
berpergian.Tentu dibukanya jalur penerbangan komersil di Bandara Tuanku
Tambusai, memberikan multi efek kepada daerah.Selain membuka isolasi dalam
menunjang pelaksanaan pembangunan kedepan.
Lanjutnya, akan terbukanya akses dunia luar di Rokan Hulu sehingga hal tersebut
dapat menjadi sarana promosi wisata bagi masyarakat luar Rokan Hulu serta
penunjang masuknya Investasi ke Rokan Hulu.Kemungkinan dinikmati masyarakat
tempatan, yang bergerak bidang usaha, terutama yang memerlukan intensitas yang
tinggi dalam rangka berhubungan dengan daerah lain.
"Kita harapkan secara simultan bandara ini nantinya dapat mempengaruhi,
tumbuhnya sektor informal masyarakat Rohul, sehingga keberadaan bandara ini
dengan terbukanya jalur penerbangan komersil, dapat meningkatnya
prekonomian masyarakat," jelasnya. (Bkm)