Pasir Pangaraian, Beritaklik.Com - Dinas
Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Rohul mengaku telah mengusulkan
bantuan penggantian bibit tanaman padi gogo untuk petani Desa Rokan Timur
Kecamatan Rokan IV Koto yang mengalami puso atau gagal panen akibat banjir yang
terjadi 14-15 Januari lalu ke Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Riau.
"Kita sudah sampaikan data luas tanaman padi gogo milik petani Desa Rokan Timur
yang terendam banjir sekitar 25 hektar, 17 hektar diantaranya tanaman padi gogo
milik petani mengalami puso ke Provinsi.Dengan harapan petani mendapat
perhatian dalam bentuk bantuan penggantian bibit tanaman padi gogo oleh
Pemerintah Provinsi Riau," kata Kepala Dinas TPH Rohul Mubrizal, Ahad
(24/1/2016) di Pasir Pengaraian.
Dia mengaku, pihaknya belum mendapatkan jawaban dari Dinas Pertanian dan
Peternakan Provinsi Riau terhadap usulan dari kabupaten terhadap bantuan
penggantian benih tanaman padi gogo untuk petani desa Rokan Timur.
"Kita tau sekarang ini masyarakat sangat menginginkan perhatian dari pemerintah
untuk memberikan bantuan penggantian bibit tanaman padi gogo. Sehingga dapat
meringankan beban petani dan tetap bertahan mengembangkan tanaman persawahan di
Rokan IV Koto," tuturnya.
Kadis TPH Mubrizal mengaku, luas tanam padi di Kecamatan Rokan IV Koto sekitar
1.032 ha, yang mengalami puso akibat terendam banjir seluas 17 hektar dan 8
hektar lagi tanaman padi gogo terendam banjir, tidak dikategorikan gagal panen.
Dijelaskannya, Tanaman Padi Gogo yang terendam banjir dan mengalami gagal panen
milik petani Desa Rokan Timur usianya 120-130 hari. Secara umum keberadaan
lahannya berdekatan dengan daerah aliran sungai (DAS) yang ada di daerah
tersebut.
Akibat musibah alam itu, petani padi gogo di Rokan IV Koto ditaksir mengalami
kerugian sekitar seratusan juta.Karena kalau diestimasikan, luas satu hektar
bisa menghasilkan 2 ton Padi gogo, jika dikalikan dengan harga jual gabah Rp
4000 perkilogram, artinya 17 hektare lahan puso itu setidaknya menghasilkan 34 ton
gabah dengan harga jual secara keseluruh Rp136 juta. (Bkm)