
Ilustrasi.
Ilustrasi.
BENGKALIS,
Beritaklik.Com - Bagi Anda yang hobi facebook, terutama perempuan,
hati-hati jika berkenalan dengan teman melalui media sosial tersebut. Apalagi
jika sampai diajak bertemu, bisa jadi ada maksud jahat yang terselubung.
Seperti yang dialami siswi SMP di Bengkalis ini. Sebut saja namanya Mawar (14),
gara-gara kenalan lewat facebook, warga Desa Ketamputih, Kecamatan Bengkalis
ini dipaksa melayani nafsu teman yang dikenalinya tersebut di salah satu jalan
sepi di Kota Bengkalis, Minggu (24/1/2016).
Menurut Kapolsek Bengkalis, Bagus Harry Priambodo kepada wartawan, Kamis
(28/1/2016), pertemuan keduanya dimula dari perkenalan lewat media
sosial facebook yang berbuntut pada perlakuan yang tidak terpuji tersebut.
"Kita mendapat laporan adanya tindakan pencabulan yang terjadi pada tanggal 24
Januari kemarin. Korbannya anak di bawah umur dan dia baru kenal dengan
tersangka lewat temannya inisial N dari facebook dan belum pernah ketemu sama
sekali," ujar Kapolsek.
Dari perkenalan di dunia maya itu, jelas Kapolsek, Bunga mau berjumpa dengan
teman yang dikenali lewat facebook tersebut. Selanjutnya di bawa berkeliling
hingga ke Jalan Baru, Desa Wonosari. "Setelah sampai di Jalan Baru, Bunga pun
disuruh memuaskan nafsu tersangka. Berhubung lokasinya sepi dan takut ditinggal
sendiri, akhirnya Bunga menuruti kemauan lelaki berusia32 tahun tersebut," ujar
Kapolsek.
Usai berhubungan intim, korban dibawa ke rumah teman tersangka inisial T (pria)
dengan maksud untuk dititpkan. Namun T menolak permintaan N lantaran Bunga
perempuan. "Akhirnya Bunga dititipkan di rumah tetangga N malam itu di daerah
Kelapapati. Dan dari penyelidikan kita, teman tersangka T ini tidak
mengapa-apakan Bunga. Hanya tersangka ini saja," tutupnya.
Informasi yang berhasil dirangkum wartawan, tersangka diketahui memiliki akun
facebook berkedok perempuan. Ia berteman dengan Bunga sekitar dua bulan. Lewat
chating, pada Minggu malam naas itu, keduanya akhirnya bertemu di Desa Pematang
Duku Kecamatan Bengkalis selanjut berkeliling hingga akhir dibawa ke jalan
baru, yang lokasinya sepi. (Bku)