Jangan Sepelekan Akurasi Data,Ini Bahayanya

Sabtu, 30 Januari 2016

Sekretaris Daerah Bengkalis, H Burhanuddin.

Sekretaris Daerah Bengkalis, H Burhanuddin.

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, H Burhanudin mengatakan, data yang akurat, valid, lengkap, dan informatif sangat dibutuhkan. Keberadaannya sangat diperlukan dalam memberikan pelayanan yang baik, cepat dan tetap sasaran kepada.

Selain itu, juga merupakan salah satu faktor yang menentukan proses dan keberhasilan. Data diperlukan bukan saja pada saat pelaksanaan, tetapi juga mulai dari tahap perencanaan kegiatan tersebut.

''Dalam merencanakan dan melaksanakan setiap kegiatan, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mesti menggunakan data terbaru. Data yang ada harus senantiasa diupdate, karena sifat data itu tidak statis,'' harap Burhanudin dalam satu kesempatan, baru-baru ini.

Kata Sekda, data terbaru, akurat, valid, lengkap dan informatif harus senantiasa tersedia. Mesti diketahui dan dimiliki, bukan saja oleh Kepala SKPD, tetapi juga seluruh staf SKPD yang bersangkutan. Sehingga apabila diperlukan, baik itu oleh pimpinan, atau pihak lainnya, dengan mudah dan cepat dapat dipenuhi.

''Sekecil apapun data yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi sebuah SKPD, harus tersedia dan merupakan data terkini yang valid, lengkap dan akurat,'' pesan Sekda.

Sekda mencontohkan data yang harus dimiliki Dinas Pendidikan. Misalnya berapa jumlah lokal untuk Sekolah Dasar (SD) hingga SMA, berapa kekurangan dan berapa pula yang butuh perbaikan. Dari jumlah lokal itu bisa dihitng daya tampung masing-masing sekolah.

''Termasuk juga data guru negeri dan guru honorer. Seperti apa penyebarannya, sudah cukup atau malah melebihi dari kebutuhan. Data-data semacam ini sangat penting dalam upaya kita merencanakan atau membuat program lanjutan,'' sebutnya.

Begitu juga untuk SKPD yang lain, data tidak bisa hanya tebak-tebakan saja, akurasinya harus bisa dipertanggungjawabkan. ''Berapa kilometer jalan yang sudah dirigid atau hotmik, berapa pula yang sudah dibase. Berapa luas lahan persawahan seluruh Kabupaten Bengkalis, sistem pengairannya seperti apa. Berapa kelompok ternak yang sudah dibantu, seperti apa perkembangannya dan lainnya,'' sebut Sekda. (Bku)