
Kabag Humas Pemkab Bengkalis, Johansyah Syafri.
Kabag Humas Pemkab Bengkalis, Johansyah Syafri.
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Seperti juga daerah lain, sebagai daerah penghasil minyak dan gas (Migas),
pada tahun 2016 ini Dana Bagi Hasil (DBH) Migas yang bakal diterima Kabupaten
Bengkalis juga berkurang. Pengurangan ini karena anjloknya harga minyak mentah
dunia.
Berkurangnya DBH yang bakal diterima itu
berdampak pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten
Bengkalis. Pada tahun 2016 ini, APBD kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini
diperkirakan mengalami defisit sekitar Rp. 250 miliar.
Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten
Bengkalis Johansyah Syafri, Selasa (2/2/2016) menjelaskan, guna menutup defisif
tersebut anggaran kegiatan di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pada
tahun 2016 akan dirasionalisasi dari yang telah disahkan sebelumnya.
"Misalnya di Bagian Humas. Dari total
dana kegiatan yang dianggarkan dalam APBD Bengkalis 2016 sekitar Rp17
miliar, akan dirasionalisasi sekitar Rp3,5 miliar menjadi Rp13,5
miliar," terang Johan.
Dibagian membenarkan jika
hingga saat ini kegiatan tahun anggaran 2016 belum terlaksana. Namun demikian
dia membantah hal ini terjadi karena Pemkab Bengkalis tidak serius untuk melaksanakannya.
Kata Johan, APBD murni tahun
2016 memang telah disah DPRD Bengkalis pada Rabu, 16 Desember 2015 lalu. Akan
tetapi, tegasnya, pengesahan oleh wakil rakyat itu bukan berarti kegiatan dalam
APBD itu bisa langsung dieksekusi pihak eksekutif.
"Sesuai ketentuan, masih
ada mekanisme atau tahapan-tahapan yang harus dilalui. Misalnya harus dievaluasi
atau diverifikasi terlebih dahulu oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.
Kemudian, hasil verifikasi itu juga harus dibahas bersama antara Tim Anggaran
Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD," jelas Johan.
Sepengetahuannya, salah satu
tahapan yang menyebabkan sehingga APBD Bengkalis tahun 2016 belum bisa dilaksanakan
Pemkab Bengkalis karena belum dilakukannya pembahasan bersama antara TAPD dan Banggar
DPRD untuk menindaklanjuti hasil verifikasi dari Pemprov Riau.
"Informasi yang kita
terima, pembahasan bersama antara TAPD dan Banggar DPRD untuk menindaklanjuti
hasil verifikasi dari Pemprov Riau tersebut baru akan dilaksanakan hari ini,
Selasa (2/2/2016). Itu pun kalau tidak ada perubahan," pungkas Johan. (Bku)