Hujan Yang Turun Tak Henti-Henti Jalan Poros Tuanku Tambusai Rohul Di Rendam Banjir

Rabu, 10 Februari 2016

Pasir Pengaraian, Beritaklik.Com - Hujan yang turun tak henti-henti sejak Minggu (7/2/2016), membuat air Sungai Batang Lubuh meluap. Akibatnya ribuan rumah penduduk terendam banjir.

Banjir mulai terjadi sejak pukul 06.00 WIB, Senin (8/2/2016), ketinggian air antara 50 cm sampai 100 cm. Akibatnya akses dari Dusun Nogori menuju Tulang Gaja, putus total. Warga terlihat sudah mengemasi barang-barangnya, karena air terus naik.

Desa yang digenangi air tersebut, di Kecamatan Rambah, yakni Desa Pematangan Berangan, Babussalam, Rambah Tengah Utara (RTU) dan lainnya, bahkan jalan poros, Jalan Tuanku Tambusai, air sudah mulai naik dan tidak lagi bisa dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Pantauan di lapangan, puluhan personel Satuan Lantas Polres Rohul dan beberapa anggota TNI, ikut berja-jaga untuk mengamankan kondisi banjir yang masih terus naik.

Salah seorang warga yang terkena Banjir, Iwan (45), mengaku hingga kini belum ada bantuan apapun dari pihak pemerintah, hanya beberapa anggota Polisi dan TNI yang masih berpatroli.

"Belum ada bantuan apapun, nampaknya air terus naik. Kalau bisa ini, adalah bantuan, soalnya bajir sudah berjam-jam, kami tak bisa bekerja," tuturnya, yang terlihat seluruh pakaiannya sudah basah kuyup.

Di tempat terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rohul, Aceng Herdiana, membenarkan peristiwa tersebut, kini puluhan anggota Satuan Reaksi Cepat (SRC) sudah berada di lapangan untuk melakukan evakusai.

"Puluhan anggota kita sudah berada di tempat peristiwa, untuk melakukan evakuasi, untuk saat ini kita memastikan belum ada korban jiwa akibat banjir tersebut," tuturnya.

Saat ditanya, berapa rumah penduduk yang menjadi korban banjir, Aceng Herdiana menjawab saat ini tim SRC tengah melakukan pendataan, nanti akan dilaporkan pada pihak Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakernans) Rohul.

"Kita sudah siaga di lapangan, selain tim SRC juga, dibantu TNI dan Polri, kita berharap supaya jangan ada korban jiwa dari peristiwa ini," tutupnya.(Bkm)