Semburan gas di Bantan Sari, Kecamatan Bantan.
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Badan Penelitian dan
pengembangan (Balitbang) Kabupaten Bengkalis mulai mempersiapkan Bengkalis
sebagai sentra pengembangan gas bekerjasama dengan Kementerian Energi dan
Sumber Daya Mineral (ESDM).
Kepala Balitbang Bengkalis, Sofyan
Hadi kepada wartawan, Rabu (24/2/2016), mengatakan, pengembangan ini merupakan tidaklanjut dari
penelitian dari ESDM beberapa waktu lalu. Pihak ESDM telah mengambil sampel
dari penemuan gas di Bantan Sari.
"Dari sampel yang dibawa ke pusat
kemarin, gas yang ditemukan merupakan sama dengan compressed natural gas
(CNG) yang digunakan sebagai bahan bakar di Jawa. CNG bukan termasuk gas yang
berbahaya dan bisa imanfaatkan," terang Sofyan.
Lanjut Sofyan, dengan penemuan ini, pihak Balitbang Bengkalis tahun ini bekerjasama
dengan Kementrian ESDM akan melakukan penelitian secara serius dan ditail
potensi gas di Bengkalis.
"Meskipun dalam tahun anggaran ini tidak ada penganggaran untuk penelitian
gas Bengkalis, kita yakin dengan kerjasama dengan Kementrian ESDM penelitian
tetap bisa dilakukan," pungkas Sofyan.
"Kami berharap tahun ini bisa nampak hasil penelitian yang kita kerjakan,
karena penelitian awal kemarin sudah kita lakukan uji coba penggunaan gas
tersebut. Baik digunakan sebagai pembangkit listrik maupun sebagai sumber
pengisian gas, "ungkapnya.
Sofyan menambahkan, jika penelitian
ini berhasil kemungkinan kita bisa memanfaatkan sumber daya gas di Bengkalis
sebagai alternatif pengisian gas untuk rumah tangga. Untuk itu perlu dukungan
keras dari Kementrian ESDM.
"Kita akan terus meminta bantuan kementirian untuk pengembangan," tutup
Sofyan. (Bku)