Bupati Amril Mukminin memberi keterangan kepada wartawan.
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Bupati Bengkalis Amril Mukminin menegaskan
tidak ada lagi yang namanya tim sukses pasca pelantikan dirinya menjadi Bupati
Bengkalis. Kalaupun ada yang bersama dirinya di lokasi saat kunjungan lapangan,
statusnya bukan lagi tim sukses, melainkan masyarakat biasa.
"Baik mantan tim sukses, maupun masyarakat
biasa kalau datang ke lokasi saat saya di sana, kan tak mungkin saya usir.
Sejauh niat mereka ini baik, demi untuk pembangunan Kabupaten Bengkalis
kedepan," ujar Amril Mukminin usai menyerahkan DPA 2016 kepada SKPD di Lantai
IV Kantor Bupati Bengkalis, Kamis (25/2/2016).
Pernyataan
tersebut disampaikan orang nomor satu di Negeri Junjungan ini untuk
mengklarifikasi adanya kehadiran sejumlah orang yang menjadi Timses saat
kunjungan ke lapangan sehari sebelumnya. Kehadiran mereka kontan membuat warga
merasa heran, karena kapasitas Amril Mukminin merupakan Pemimpin Daerah. Ada
kekhuatiran, Timses Amril Mukminin akan melakukan intervensi terhadap kebijakannya
di pemerintahan.
Menurut Amril
Mukminin, dirinya bukan pemimpin yang antikritik dan bersedia menerima saran
sejauh itu untuk kepentingan masyarakat luas. "Silahkan saja mengkritik, asal
disampaikan dengan cara yang sopan. Namun, jangan sampai saya diintervensi,
karena saya tidak bisa diintervensi," kata Amril.
Amril pun menanggapi dingin terkait komentar
pengacaranya, Irwandi, yang marah terhadap pemberitaan kehadiran Timses di
lapangan bersama dirinya. Sampai-sampai Irwandi menegaskan dirinya lawyer Bupati, jadi tak perlu Bupati yang
bicara, cukup dirinya yang bicara.
"Kita lihat
persoalannya apa dulu, kalau itu urusan pemerintahan tentu saya perlu
memberikan kejelasan. Namun, kalau urusan hukum misalnya, tentu pengacara,"
kata Amril.
Terlepas dari itu semua, Amril berharap kepada seluruh
masyarakat Kabupaten Bengkalis, termasuk para wartawan, agar bersama-sama
membantu dirinya untuk menjadikan Kabupaten Bengkalis ini menjadi lebih maju
lagi. Banyak persoalan-persoalan besar yang perlu dipikirkan dan butuh dukungan
masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk bisa terealisasi.
"Terutama kepada
kawan-kawan wartawan, mohon dukungannya. Bagaimana bisa memberikan informasi
yang mencerahkan," harap Amril. (Bku)