
Wabup Bengkalis, Muhammad didampingi anggota DPRD Bengkalis Dapil Siak Kecil-Bukit Batu, Hj Aisyah meninjau lokasi Kantor Kecamatan Bandar Laksamana.
Wabup Bengkalis, Muhammad didampingi anggota DPRD Bengkalis Dapil Siak Kecil-Bukit Batu, Hj Aisyah meninjau lokasi Kantor Kecamatan Bandar Laksamana.
BUKITBATU, Beritaklik.Com - Wakil Bupati (Wabup) Bengkalis
Muhammad, mengingatkan agar status lahan yang bakal dijadikan pusat perkantoran Pemerintahan Kecamatan Bandar Laksamana (pemekaran dari Kecamatan Bukit Batu) di Desa Tenggayun, tidak bermasalah.
Hal itu disampaikan Wabup Bengklais Muhammad
saat meninjau lokasi lahan yang bakal dijadikan perkantoran pusat
pemerintahan Kecamatan Bandar Laksamana, Minggu (28/2/2016). Wabup didampingi
anggota DPRD Bengkalis Dapil Siak Kecil-Bukit Batu Hj Aisyah, Plt Asisten I Setda Bengkalis Umi Kalsum, Kadis Perkebunan dan
Kehutanan Herman Mahmud, Kadis Pertanian dan Peternakan Arianto, Camat
Bukit Batu
Fadlul Wajdi, Kabid Sarana dan Prasarana Bappeda Tajul Mudaris.
Wabup mengingatkan kepada
tim untuk memastikan status lahan yang bakal dijadikan pusat pemerintahan
Kecamatan Bandar Laksamana sesuai dengan tata ruang dan tidak ada sengketa dengan
masyarakat pemilik lahan. Hal ini penting, agar tidak ada muncul tuntutan dari
pemilik lahan.
"Sebelum dibangun, pastikan lahan tidak bermasalah. Karena ada
masalah, kedepan akan mengganggu proses pembangunan dan roda pemerintahan di daerah
pemekaran ini," ungkapnya.
Lebih lanjut Muhammad berharap kepada
masyarakat ikut berpartisipasi dalam pembangunan Bandar Laksamana di masa
mendatangt. Salah salah satu caranya, masyarakat atau pemilik lahan bisa menghibahkan
lahan yang terkena pembangunan kawasan pusat pemerintahan kecamatan yang baru
dimekarkan ini. Mengingat, pada hakekat pemekaran daerah akan memberikan multiplayer efect pada daerah setempat.
"Kami
harapkan masyarakat merelakan lahannya untuk dihibahkan untuk pembangunan
perkantoran, sehingga proses pembangunan dapat segera dilakukan,'' ungkap Muhammad.
Untuk
mengantispiasi perkembangan pembangunan Bandar Laksamana di masa mendatang,
Muhammad menyarankan agar pembangunan jalan menuju lokasi perkantoran dibuat
dua jalur. Terlebih lagi, kawasan perkantoran tersebut berada tidak jauh dengan
kawasan pariwisata Pantai Tenggayun, sehingga membutuhkan infrastruktur yang memadai.
"Terkait infrastruktur pendukung, dinas
terkait harus membuat master plan terpadu.
Sebab di kawasan ini, nantinya tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tapi
juga menjadi kawasan pariwisata handalan di Kabupaten Bengkalis," tandasnya.
Selain meninjau lokasi lahan
perkantoran, Muhammad juga menyempatkan diri berziarah ke makam Datuk Laksamana
Raja Dilaut. Di tempat itu, Wabup bersama rombongan mendoakan tokoh tersohor tersebut. (Bku)