
Bahkan dari informasi, ada juga beberapa pejabat yang memanfaatkan Hulu Balang
sebagai pelindung pejabat tertentu.
Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Rohul, T.Rafli Armein, Selasa (1/3/16), mengaku
sudah lama mendengar isu tersebut, sacara pribadi dirinya mulai terusik.
Ditegaskan Rafli, bahwa persepsi tersebut sangat tidak benar, Hulu Balang
adalah pagar Nogori, bukan pagar pejabat.
"Tak benar, bila memperlakukan Hulu Balang bagaikan bodyguard, atau pagar
pejabat. Tindakan ini salah," tegasnya.
Dijelaskan Rafli, bahwa sejak zaman kerajaan dulu, Hulu Balang bertugas untuk
menjaga keamanan wilayah kerajaan, dengan aturan adat yang berlaku.
Namun di zaman sekarang ini, kehadiran Hulu Balang bagaikan polisi adat, yang
melindungi keamanan daerah, sesuai dengan aturan adat yang berlaku didaerah
ini.
Kehadiran Hulu Balang di Kabupaten Rokan Hulu, diharapkan Rafli dapat
memberikan rasa nyaman bagi masyarakat, terutama dalam menjalan kan kehidupan
beradat dan berbudaya melayu Rohul. (Bku)