
Kepala Bappeda Rohil HM Job Kurniawan.
Kepala Bappeda Rohil HM Job Kurniawan.
ROHIL, Beritaklik.Com - Kepala Bappeda Rohil HM Job Kurniawan, angkat bicara
mengenai turunnya pendapatan asli daerah dari sektor Dana Bagi Hasil Migas
(DBH) hingga angka pendapatan daerah anjlok menjadi Rp1.8 triliun, tahun 2016.
Dirinya optimis angka Rp2.3 triliun dapat dicapai tahun 2017, asalkan SKPD
dapat memanfaatkan potensi daerah.
"Kondisi keuangan seluruh daerah kabupaten/kota lainya sama sudah menurun,
kalau selama ini kita sangat dominan DBH migas bisa pada angka Rp1,8 triliun
atau Rp 1,9 triliun, bahkan pernah menembus angka Rp2,3 triliun, tetapi ini
karena faktor menurunnya harga minyak dunia," kata mantan Plt sekda Rohil
itu, dalam wawancara singkat, Jumat (4/3/2016).
Menurutnya, dengan menurunnya pendapatan di sektor migas tersebut, sangat
berdampak terhadap perencanaan kegiatan yang telah disusun. Meski tidak dominan
mempengaruhi karena pendapatan daerah disektor retribusi dan pajak masih
mencukupi. Namun demikian, seluruh SKPD hendaknya bisa berhemat dalam
menggunakan anggaran yang ada.
"Kita ambil hikmahnya, mudah-mudahan dengan begitu kita bisa lebih efisien
berhemat dalam rangka menjalankan anggaran dengan tidak mengabaikan sarana
tujuan, visi dan misi bupati terpilih, kedepanya." urai Job.
Ditanya lebih jauh menyangkut jadwal musyawarah rencana pembangunan
(Musrenbang) kabupaten Rohil 2017, Job, menyebutkan kegiatanya dimulai Minggu
ke-3 bulan Maret 2016, kini tahapanya sedang mengabungkan visi dan misi bupati
dengan rencana kegiatan yang disusun SKPD.
"Sekda sudah memberikan limit waktu supaya SKPD menyerahkan seluruh
perencanaan yang telah disusunya, dan minggu depan menjadi hari terakhir untuk
dikumpulkan sehingga bisa dicetak untuk kemudian dibahas bersama,"
imbuhnya.(adv/hms)