Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman menghadiri ritual Mandi Safar di Patai Teluk Rhu, Kecamatan Rupat Utara, Desember 2015.
Beritaklik.Com - Ulah begal yang sempat mengganggu perjalanan para wisatawan saat
melewati perbatasan Rupat Utara dan Rupat Selatan, beberapa waktu lalu, bisa membuat
menurunnya angka pengunjung pantai Teluk Rhu, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten
Bengkalis.
"Kelakuan begal ini bisa menurunkan tingkat kunjungan wisatawan yang akan
datang ke Pantai Rupat Utara. Beruntung, pihak Kepolisian bertindak cepat
dengan mengamankan 8 orang pelaku," ujar Kepala Dinas Kebudayaan,
Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Bengkalis, Eduar kepada wartawan,
Jumat (4/3/2016).
Dipaparkan Eduar, wisatawan kini tidak perlu khawatir lagi dengan teror atau
ancaman begal selama perjalanan menuju pantai Rupat Utara. Sebab, seluruh
pelaku begal yang meresahkan itu sudah diamankan pihak kepolisian untuk
mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Alhamdulillah dengan tertangkapnya mereka, kita berharap masyarakat
dan wisatawan tak perlu merasa takut lagi untuk datang ke objek wisata di Rupat.
Saatnya bawa anggota keluarga untuk menikmati keindahan pantai Rupat,"
ujar Kadisbudparpora Bengkalis ini.
Jaminan serupa disampaikan Kapolsek Rupat AKP Jasri melalui Kanit Reskrim Ipda Aspikar.
Menurutnya, warga di Pulau Rupat maupun wisatawan tidak perlu merasa
resah maupun ketakutan lagi datang ke Pulau Rupat. Pasalnya, otak pelaku begal
yang berjumlah 8 orang telah diamankan dan mulai diproses sesuai UU yang
berlaku.
"Sebulan kebelakangan, aksi begal ini memang
sempat menimbulkan
kekhawatiran dan ketakutan masyarakat Pulau Rupat maupun wisatawan.
Alhamdulillah, 8 orang pelaku
begal bertopeng memakai kain baju itu, telah berhasil kita amankan, Kamis dini
hari kemarin (3/3/2016)," ujarnya.
Oleh karena itu, tambahnya, Pulau Rupat
kini telah kembali aman kondusif dan pihaknya berjanji akan tetap terus
menjaganya, agar tidak terjadi kejahatan serupa maupun kejahatan lainnya.
Sebelumnya
diberitakan, Staf PLN Dumai yang beroperasi di Pulau Rupat melapor ke Posek, bahwa dirinya telah
dibegal 8 orang kawanan di Jalan Poros Dusun Gonyeh, Desa Pangkalan Pinang, Kecamatan Rupat, pada Sabtu (30/1/2016) sekitar pukul 23.00 WIB.
Berkat kerja keras pihak Kepolisian, kawanan begal yang berjumlah
8 orangitu dapat dibekuk setelah menjadi buron selama satu bulan lebih, Kamis dini
hari kemarin (3/3/2016). (Bku)