
Foto: Dok BBKSDA Riau.
Pekanbaru,
Beritaklik.Com - Kebakaran lahan di Kota Dumai, Riau kian meluas.
Pemerintah setempat hari ini melakukan rakor untuk menaikkan status menjadi
siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kebakaran lahan yang cukup besar terjadi di sekitar Bandara Pinang Kampai,
Dumai. Api yang menggunung dari kawasan Bandara Pinang Kampai. Si jago merah
meluluhlantakkan lahan di sekitar bandara.
Tim pemadam, dari TNI/Polri dan BPBD Dumai terus berusaha memadamkan kobaran
api. Kondisi kebakaran di Dumai sudah berlangsung lebih dari dua pekan yang tak
kunjung bisa teratasi.
Kapolres Dumai, AKBP Suwoyo dalam rilisnya menyebutkan, hari ini pihaknya
melakukan rapat koordinasi terkait Karhutla.
"Polres Dumai mendukung ditetapkannya status siaga darurat Karhutla,"
katanya.
Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger mengatakan, terkait kebakaran lahan di Dumai,
tim pemadam mendapat bantuan heli jenis Puma dari Sinar Mas. Heli tersebut bisa
mengangkut sekitar 4.000 liter untuk melakukan water bombing.
"Pihak Sinar Mas memberikan bantuan heli jenis Puma yang bisa untuk
membantu melakukan pemadaman," kata Edwar.
Masih menurut Edwar, pihaknya juga mendukung bila Pemkot Dumai menetapkan
status siaga darurat Karhutla. Penetapan itu perlu, agar masalah kebakaran ini
bisa dilaporkan ke Pemerintah Pusat.
"Ada tiga kabupaten yang akan meningkatkan status siaga darurat, yakni
Pemkot Dumai, Pemkab Rohil, Pemkab Pelalawan," kata Edwar.
Untuk dua kabupaten, Bengkalis dan Meranti, katanya, sebelumnya sudah
menetapkan status siaga darurat.
"Jika lima kabupaten menetapkan siaga darurat, maka ini akan menjadi
pertimbangan di tingkat provinsi untuk menentukan statusnya. Kita mendorong
agar ketiga kabupaten tersebut segera menetapkan siaga darurat agar di Provinsi
Riau bisa mengambil langkah selanjutnya yang akan berkoordinasi dengan
pemerintah pusat," tutup Edwar.
Sumber : detik.com (Bku)