Bupati Bengkalis Amril Mukminin dan Ketua PKK Kabupaten Kasmarni memotong pita ketika meresmikan Kantor Desa Koto Pait Beringin.
PINGGIR, Beritaklik.Com - Untuk
mempercepat proses pembangunan di desa, maka pemerintah desa diminta
mempercepat penyusunan anggaran pendapatan belanja desa (APB-desa) tahun 2016.
"Bagi desa yang
hingga saat ini belum menyusun APB-desa, kami tekankan agar mempercepat
penyusunan APB-desa. Karena esensi APB-desa memberikan dampak dalam pembangunan
dan pergerakan ekonomi masyarakat di desa," demikian diungkap Bupati Bengkalis
Amril Mukminin saat meresmikan enam kantor desa se-Kecamatan Pinggir, yang
dipusatkan di kantor desa Koto Pait Beringin, Selasa (8/3/2016).
Hadir pada peresmian
enam kantor desa tersebut, Sekretaris Daerah Bengkalis Burhanudin, sejumlah
anggota DPRD Bengkalis dapil Kecamatan Mandau-Pinggir, Kepala BPMPD
Ismail, Camat Pinggir Nazly, unsur Upika Kecamatan Pinggir, para kepala UPTD
dan para kepala desa.
Keenam kantor
desa se-Kecamatan Pinggir yang diresmikan oleh Bupati Bengkalis Amril Mukminin,
adalah kantor desa Koto Pait Beringin, Desa Sungai Meranti, Desa Pangkalan
Libut, Desa Buluh Apo, Desa Tasik Serai Barat dan desa Tasik Tebing Serai.
Dikatakan Amril
Mukminin, untuk mendukung kelancaran program pembangunan desa, pemerintah desa
wajib menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan menyusun
rencana kerja pembangunan desa (RKP-Desa). Pembangunan desa harus dilakukan
secara bersama. Artinya setiap perencanaan pembangunan, harus harus melibatkan
seluruh komponen desa, baik itu kepala desa, aparatur desa dan badan
pemusyawaratan desa (BPD) serta masyarakat.
Lebih lanjut Amril menegaskan,
kepala desa dituntut membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen
desa, kemudian kepala desa harus peka terhadap persoalan yang ada di
lingkungannya. Ciptakan suasana yang kondusif, bangun kekompakan dan persatuan
di lingkungan masyarakat. Ini merupakan modal penting untuk menunjang
kelancaran pembangunan daerah.
Terlebih pada tahun
ini kata Amril, sebanyak 94 desa di Kabupaten Bengkalis akan melaksanakan pesta
demokrasi pemilihan kepala desa serentak. Oleh karena itu, seluruh kepala desa
terutama desa pemekaran, diminta untuk gencar melakukan sosialisasi tentang
pelaksanaan Pilkada serentak.
Tidak hanya itu,
Amril juga menghimbau kepada masyarakat untuk bersma upaya penanggulangan dan
pencegahan kebakaran lahan dan hutan. Warga dihimbau agar tidak membersihkan
lahan dengan cara membakar, karena bisa berdampak dengan masalah kerusakan
lingkungan dan persoalan hukum.
"Kepala desa, harus
lebih gencar melakukan sosialisasi dan menghimbau warganya agar tidak membakar
lahan dan hutan. Jika perlu membuat kebijakan membuat blocking kanal di
kawasan rawan kebakaran," tandasnya.
Jika di lingkungan
terjadi kebakaran, warga diminta segera laporkan kepada kepala desa, sehingga
desa bisa langsung berkoordinasi dengan camat, kemudian secara berjenjang camat
bisa langsung lapor kepada Bupati dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan
Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Kabupaten Bengkalis. (Bku)